Cara Budidaya Ikan Guppy untuk Pemula

Bagi kalian para pecinta aquascape, pasti tidak asing lagi dengan ikan guppy. 

Ikan ini menjadi ikan yang paling dicari.

Tak ayal, banyak orang yang mulai membudidayakan ikan cantik ini.

Dalam artikel ini kami akan membahas seputar cara budidaya ikan guppy khusus untuk pemula.

Dengan harapan setelah Anda membaca artikel ini, Anda akan menjadi pengusaha ikan guppy yang sukses.

Bisnis Plan Budidaya Ikan Guppy

Bisnis Plan Budidaya Ikan Guppy

Anda yang berminat membangun usaha budidaya ikan guppy harus menyiapkan bisnis plan sebagai berikut:

  • Tentukan target pasar yang ingin Anda penuhi
  • Siapkan modal yang sesuai dengan kebutuhan budidaya
  • Sediakan wadah yang tepat untuk ikan guppy
  • Belajar cara memilih indukan yang terbaik
  • Tentukan harga jual yang mampu bersaing
  • Susun strategi pemasaran dan pengembangan usaha yang matang 

Kendala dan Solusi Budidaya Ikan Guppy

Kendala dan Solusi Budidaya Ikan Guppy

Kendala akan Anda hadapi dalam budidaya ikan guppy diantaranya:

  1. Banyaknya penyakit yang menyerang ikan guppy
  2. Adanya penyakit yang tidak bisa disembuhkan 
  3. Ikan guppy mudah mati 

Solusi yang bisa gunakan untuk mengatasi kendala di atas ialah

  1. Beberapa jenis penyakit yang sering menyerang ikan gipsy ialah busuk sirip, velvet, white spot, fluke, dsb. Jenis penyakit umum tersebut bisa Anda obati dengan menggunakan obat-obat biasa disediakan di toko ikan.
  2. Penyakit ini adalah tuberkulisis, yang disebabkan oleh bakteri mycobacterium. Penyakit ini tidak bisa disembuhkan karena belum ada obatnya. Sehingga Anda harus mengeluarkan ikan guppy yang sakit dari kolam. 
  3. Penyebab matinya ikan guppy ialah kualitas air yang buruk, tingginya tingkat amonia, pemberian pakan yang berlebihan (overfooding), padatnya ikan guppy dalam kolam 

Modal Usaha Budidaya Ikan Guppy

Modal Usaha Budidaya Ikan Guppy

Berikut rincian modal yang perlu Anda siapkan dalam membangun budidaya ikan ini:

Asumsi 

Asumsi masa penggunaan Waktu 
Masa penggunaan bibit ikan guppy 5 tahun
Masa penggunaan sewa lahan 1 tahun 
Masa penggunaan pompa air5 tahun
Masa penggunaan kolam peliharaan 5 tahun
Masa penggunaan aquarium 5 tahun
Masa penggunaan jaring dan selang3,5 tahun
Masa penggunaan penyaring kotoran3,5 tahun
Masa penggunaan tabung oksigen 5 tahun
Masa penggunaan timba 3,5 tahun
Masa penggunaan peralatan yang lain 3,5 tahun

Modal awal 

Peralatan Harga 
Bibit ikan guppy Rp. 1.700.000
Sewa lahan Rp. 3.000.000 
Pompa airRp. 600.000
Kolam peliharaan Rp. 4.000.000
aquarium Rp. 3.000.000
Jaring dan selangRp. 130.000
Penyaring kotoranRp. 50.000 
Tabung oksigen Rp. 1.000.000
timba Rp. 100.000
Peralatan yang lain Rp.  250.000
Total modal awal Rp. 13.830.000

Biaya Operasional per bulan 

  • Biaya tetap
Peralatan Harga 
Bibit ikan guppy 1/62 X Rp. 1.700.000Rp. 27..420
Sewa lahan 1/12 X Rp. 3.000.000Rp. 250.000
Pompa air 1/62 X Rp. 600.000Rp. 9.680
Kolam peliharaan 1/62 X Rp. 4.000.000Rp. 64.517
aquarium 1/62 X Rp. 3.000.000Rp. 48.390
Jaring dan selang 1/44 X Rp. 130.000Rp. 2.955
Penyaring kotoran 1/44 X Rp. 50.000Rp. 1.140
Tabung oksigen 1/44 X Rp. 1.000.000Rp. 22.727
timba 1/44 X Rp. 100.000Rp. 2.272
Peralatan yang lain 1/44 X Rp.  250.000Rp. 5.680
Total modal awal Rp. 433.781
  • Biaya variabel
KeteranganHarga
Pakan Rp.62.000 X 30Rp. 1.860.000
Pakan tambahan  Rp. 27.000 X 30Rp. 810.000
obat-obatan Rp. 25.000 X 30Rp. 750.000
Biaya listrik dan air Rp 40.000 X 30Rp. 1.200.000
BBM Rp. 20.000 X 30Rp. 600.000
Gaji karyawan Rp. 25.000 X 30Rp. 750.000
Keperluan yang lain Rp 10.000 X 30Rp. 300.000
Total biaya variabelRp. 6.270.000

Perhitungan modal keseluruhan:

  • Modal = biaya tetap + biaya variabel
  • Rp. 433.781 + Rp. 6.270.000
  • Rp. 6.703.781

Modal usaha yang harus Anda siapkan sebesar Rp. 6.703.781.

Namun modal tersebut bisa berkurang bila Anda telah memiliki lahan, listrik, air, BBM, serta tidak memerlukan jasa karyawan. 

Analisa Keuntungan Budidaya Ikan Guppy

Analisa Keuntungan Budidaya Ikan Guppy

Asumsi pendapatan per bulan 

Jika dalam usaha budidaya ikan guppy diasumsikan Anda bisa menjual 12 ekor dengan harga jual Rp. 30.000,

Maka Anda bisa mengantongi keuntungan sebesar Rp. 10.800.000.

Berikut perhitungan pendapatan dalam budidaya ikan guppy:

  • 10 ekor X Rp. 30.000 = Rp. 360.000
  • Rp. 360.000 X 30 hari = Rp. 10.800.000

Asumsi keuntungan per bulan 

Berikut perhitungan asumsi keuntungan per bulan:

  • Keuntungan = pendapatan perbulan – pengeluaran per bulan
  • Rp. 10.800.000 Rp. 6.703.781
  • Rp. 4.096.219

Asumsi lama balik modal

  • Balik modal = modal awal : laba bersih per bulan 
  • Rp. 13.830.000 : Rp. 4.096.219
  • 3,3 bulan 

Dari analisa di atas dapat diketahui bahwa dalam menjalankan usaha budidaya ikan ini diperlukan modal senilai Rp. 6.703.781,

Dengan pemerolehan keuntungan sekitar Rp. 10.800.000 setiap bulan dan mampu mengembalikan modal dalam waktu kurang lebih 3,3 bulan.

Namun pengembalian modal bisa saja membutuhkan waktu yang lebih lama apabila usaha Anda tidak berjalan sesuai rencana. 

Persiapan Kolam Budidaya Ikan Guppy

Cara Budidaya Ikan Guppy

Ikan yang memiliki nama latin poecilia reticulate ini rata-rata memiliki ukuran sekitar 2,5 cm.

Dengan demikian Anda harus mempersiapkan kolam sebagai berikut:

  1. Kolam dapat Anda buat dari aquarium, ember plastic, ataupun bak semen
  2. Berikan ruang kolam yang cukup, dengan memerhatikan ukuran dan kepadatan ikan guppy dalam kolam 
  3. Kolam setidaknya memiliki ketinggian kurang lebih 30 cm
  4. Siapkan 4 kolam untuk budidaya ikan guppy. Setiap kolam memiliki fungsi sebagai pemisahan indukan, tempat penetasan, tempat untuk pendederan, dan tempat pembesaran 

Cara Memilih Indukan Guppy Berkualitas

Sebelum memilih indukan yang berkualitas, pastikan Anda bisa membedakan antara ikan guppy jantan dan ikan guppy betina.

Berikut cara membedakannya:

Ikan Guppy JantanIkan Guppy Betina
Bentuk sirip menjumbai

Bentuk tubuh langsing dan lebih kecil dibanding ikan guppy betina 

Cenderung memiliki warna yang kusam

Bentuk sirip yang tidak menjumbai

Bentuk fisik bulat atau gemuk

Selanjutnya, cara memilih indukan yang berkualitas ialah:

Ciri-ciriKeterangan 
Usia ikan guppyIndukan berusia sekitar 4 sampai 5 bulan 
Bentuk fisikWarna corak yang jelas terlihat, ekor dan alat genital lebih matang dan berkembang dengan sempurna 
Tingkah lakuIndukan mampu bergerak dengan lincah, memiliki nafsu makan yang besar

Cara Mengawinkan Indukan Guppy

Ikan guppy yang telah memasuki usia matang, sebaiknya segera Anda lakukan pengawinan.

Berikut cara mengawinkan indukan ikan guppy:

  1. Sebelum ikan guppy Anda pijahkan, pisahkan terlebih dahulu.
  2. Siapkan wadah khusus yang berukuran 30 X 30 cm 
  3. Pilih indukan yang berkualitas, dengan berbandingan 1 : 2.  1 untuk indukan ikan guppy jantang dan 2 indukan ikan guppy betina. Anda bisa jua mengawinkan ikan guppy secara massal
  4. Masukkan indukan ikan guppy betina terlebih dahulu ketika pagi, lalu masukkan indukan ikan guppy jantan ketika sore
  5. Sediakan tanaman hydrilla pada wadah. Tanaman tersebut bisa digunakan sebagai tempat bercumbu
  6. Proses perkawinan ini membutuhkan waktu kurang lebih 4-7 hari 

Cara Menetaskan Benih Ikan Guppy

Berikut cara menetaskan benih ikan yang berasal dari Amerika bagian tengah dan selatan ini ialah:

  1. Ganti air dalam wadah setiap 3 hari sekali dengan cara mengeluarkan sepertiga air dalam wadah
  2. Selama proses ini, tetap berikan pakan berupa moina atau daphnia sebanyak dua kali dalam satu hari
  3. Ciri-ciri ikan guppy hamil ialah memiliki perut yang buncit, serta ada titik hitam di bagian perut. 
  4. Indukan memerlukan waktu selam 25 sampai 30 hari untuk melewati masa hamil
  5. Dalam satu kali proses melahirkan, ikan guppy bisa menghasilkan anakan dengan jumlah sekitar 30 sampai 100 anakan

Cara Memelihara Anakan Ikan Guppy

Setelah telur-telur ikan guppy, pastikan Anda mampu memelihara anakan ikan guppy dengan baik. 

Nah, berikut cara memelihara anakan dengan baik:

  1. Pertama, pisahkan fry dengan induknya
  2. Jangan berikan pakan pada anakan selam 3-5 hari. Hal ini karena fry masih memiliki cadangan pakan di dalam tubuh
  3. Ikan guppy yang baru saja menetas, beri pakan yang berukuran kecil, seperti artemia, kutu air, atau campuran kutu air yang disaring dengan rebusan kuning telur dsb
  4. Berikan pakan dua kali dalam satu hari, ketika pagi dan sore
  5. Jangan terlalu banyak memberi pakan. Hal ini akan mengotori kolam 
  6. Jangan lupa untuk selalu membuang fry yang sudah mati, mengganti air kolam, dan membersihkan kolam secara rutin
  7. Lakukan hal tersebut sampai fry berumur 20 hari 

Cara Pemberian Pakan Ikan Guppy

Ikan hias yang satu ini tergolong dalam jenis ikan omnivora.

Meskipun demikian, dalam budidaya ikan guppy, Anda harus menyediakan pakan yang menunjang pertumbuhan ikan cantik ini.

Sebaiknya berikan pakan pellet dan pakan alami secara bergantian.

Jenis pakan pellet untuk ikan puppy diantaranya hikari fancy guppy, ocean free super guppy, dsb.

Sedangkan jenis-jenis pakan alami ikan guppy ialah:

  • Artemia 
  • Microworn 
  • Jentik nyamuk
  • Cacing sutra
  • Kutu air 

Perawatan Kesehatan Ikan Guppy

Walaupun ikan guppy terkenal ikan hias yang mudah berkembang biak, Anda harus memberikan perawatan kesehatan sebagai berikut: 

  • Bersihkan kolam ikan guppy secara rutin
  • Berikan pakan tidak boleh lebih atau kurang seperti dalam budidaya lele, budidaya ikan bawal, maupun budidaya ikan gabus
  • Pastikan suhu air sekitar 22 sampai 28˚C
  • Air kolam harus mengandung tingkat keasaman sekitar 5 sampai 7 
  • Sediakan dekorasi pada kolam berupa tanaman air, batu-batuan, dan sebagainya. Hal ini agar ikan guppy merasa berada di habitat aslinya dan tidak merasa stres.

Perawatan Kebersihan Ikan Guppy

Ikan yang memiliki habitat asli di perairan sungai yang jernih ini memerlukan perawatan kebersihan.

Perawatan kebersihan yang bisa Anda sediakan ialah:

  • Lakukan pergantian air kolam setiap hari dengan air baru yang berkualitas
  • Pasang filter air dan nyalakan setiap hari
  • Tambahkan anti klorin atau deklorinator
  • Tambahkan juga bakteri starter atau bakteri nitryfing. Bakteri tersebut bisa Anda beli di toko ikan

Strategi Marketing dan Promosi Budidaya Ikan Guppy

Strategi Marketing dan Promosi Budidaya Ikan Guppy

Strategi marketing dan promosi untuk ikan guppy ialah:

  • Dari mulut ke mulut
  • Membagikan pamflet dan brosur
  • Memasang penawaran di internet
  • Melakukan promosi melalui media online, seperti Instagram, Facebook, Instagram, dan yang lainnya

Strategi Mengembangkan Usaha Budidaya Ikan Guppy

Strategi Mengembangkan Usaha Budidaya Ikan Guppy

Selain strategi marketing dan promosi anda juga perlu menyusun strategi untuk mengembangkan usaha budidaya ikan guppy ini sebagai berikut:

  • Pantau terus harga pasar
  • Ketahui siapa saja kompetitor Anda
  • Menekan anggaran operasional
  • Perkuat strategi bisnis Anda
  • Mempertimbangkan kepadatan ikan guppy dalam kolam 
  • Menawarkan ikan guppy dengan harga jual yang terjangkau
  • Bergabung dalam komunitas pecinta ikan guppy atau ikan hias

Tips Sukses Budidaya Ikan Guppy

Tips Sukses Budidaya Ikan Guppy

Tips sukses untuk menjalankan usaha budidaya ikan guppy ialah:

  • Menjaga kualitas dan kuantitas ikan guppy
  • Melakukan pemeliharaan pada ternak secara intensif
  • Berikan pelayanan yang ramah untuk pembeli Anda
  • Berikan respon yang cepat untuk mereka yang ingin tahu lebih tentang budidaya Anda 
  • Menjaga kebersihan dan kesehatan ikan guppy
  • Tidak mudah putus asa dalam menghadapi kendala

Itulah cara praktis budidaya ikan guppy.

Bagaimana, tertarik dengan budidaya ikan ini?

Semoga panduan di atas bermanfaat ya.