6
4

Cara Budidaya Lada untuk Pemula

Tahukah Anda bahwa budidaya lada memiliki prospek yang sangat menjanjikan?

Hal ini karena lada menjadi komoditas yang dibutuhkan di setiap hidangan makanan.

Mulai dari makanan Amerika, Eropa, hingga Nusantara pasti menggunakan lada.

Bisnis Plan Budidaya Lada

Bisnis Plan Budidaya Lada

Anda yang akan membangun usaha budidaya ini harus memiliki bisnis plan, sebagai berikut:

  • Memahami tantang karakteristik tanaman lada
  • Mampu menentukan goals yang akan Anda capai
  • Menyediakan modal yang sesuai 
  • Memberikan perawatan untuk budidaya 
  • Mempunyai strategi pemasaran yang menarik 

Kelebihan dan Kekurangan Budidaya Lada

Sudah tahukah Anda kelebihan dan kekurangan dalam budidaya ini? 

Berikut kelebihan yang ada dalam budidaya lada:

  • Lada menjadi komoditas yang selalu dicari bahkan hingga manca negara
  • Lada menjadi bagan penting yang banyak di cari
  • Terbukanya peluang untuk melakukan diversifikasi lada (lada hitam, lada putih, lada bubuk, lada hijau, ataupun lada minyak oleoresin lada) 
  • Tersedianya teknologi yang menunjang keberhasilan budidaya

Kekurangan yang perlu Anda perhitungkan, diantaranya:

  • Masih rendahnya produktivitas budidaya lada secara nasional 
  • Kurang higienisnya pengolahan produk laba
  • Tingginya harga sarana produksi, seperti pupuk dan pestisida
  • Tingginya persaingan harga jual laba 
  • Banyaknya petani yang juga membudidayakan lada.

Kendala dan Solusi Budidaya Lada

Ketahuilah kendala dan solusi dalam budidaya ini. Hal ini untuk menekan angka kegagalan.

 Berikut kendala yang perlu Anda ketahui:

  1. Lemahnya peranan kelembagaan tani, seperti KUD, APLI, atau kelompok tani
  2. Sempitnya lahan untuk budidaya lada
  3. Harga lada bisa berubah sewaktu-waktu
  4. Kurangnya pengetahuan petani tentang lada

Solusi yang bisa Anda terapkan untuk mengatasi kendala di atas yaitu:

  1. Memfungsikan dan menumbuhkan kembali kelembagaan-kelembagaan yang berpihak pada petani lada
  2. Anda bisa mengatasi dengan menggunakan polybag. Namun cara ini juga perlu perawatan yang intensif.
  3. Harga lada yang fluktuatif bisa Anda atasi dengan memanfaatkan momen atau memanen lada pada waktu yang pas.
  4. Petani sebaiknya mengikuti seminar atau kelas tentang cara memaksimalkan kualitas lada yang diadakan oleh pihak pertanian, pemerintah, atau pihak yang lain.

Modal Usaha Budidaya Lada

Modal Usaha Budidaya Lada

Berikut rincian modal yang perlu Anda pahami:

Biaya investasi 

Sewa lahan budidayaRp. 2.000.000
Bibit tanaman ladaRp. 500.000
cangkulRp. 120.000
timbangan Rp. 150.000
sabitRp. 45.000
Pompa airRp. 300.000
selangRp. 100.000
timbaRp. 100.000
Biaya yang lain Rp. 230.000
Total biaya investasi Rp. 3.545.000
Baca Juga :  Cara Budidaya Jeruk Nipis untuk Pemula

Biaya tetap 

Penyusutan sewa lahan budidaya 1/12 X Rp. 2.000.000Rp. 166.667
Penyusutan bibit tanaman lada 1/44 X Rp. 500.000Rp. 11.365
Penyusutan cangkul 1/44 X Rp. 120.000Rp. 2.727
Penyusutan timbangan 1/62 X Rp. 150.000Rp. 2.420
Penyusutan sabit 1/62 X Rp. 45.000Rp. 725
Penyusutan pompa air 1/62 X Rp. 300.000Rp.  4.838
Penyusutan selang 1/62 X Rp. 100.000Rp. 1.612
Penyusutan timba 1/62 X Rp. 100.000Rp. 1.612
Penyusutan biaya yang lain 1/44 X Rp. 230.000Rp. 5.230
Total biaya tetap Rp. 197.196

Biaya variabel

Pupuk organik Rp. 20.000 X 30Rp. 600.000
Pupuk buatan pabrik Rp. 35.000 X 30Rp. 1.050.000
Pestisida Rp. 18.000 X 30Rp. 540.000
Polyback Rp. 15.000 X 30Rp. 450.000
Pengemas Rp. 10.000 X 30Rp. 300.000
Transportasi Rp. 25.000 X 30Rp. 750.000
Upah kerja Rp. 30. 000 X 30Rp. 900.000
Biaya yang lain Rp. 25.000 X 30Rp. 750.000
Total biaya variabel Rp. 5.340.000

Total modal yang mesti Anda keluarkan sebesar Rp. 5.537.197. Dengan perhitungan sebagai berikut:

  • Modal = biaya tetap + biaya variabel 
  • = Rp. 197.196 + Rp. 5.340.000
  • = Rp. 5.537.197

Total modal tersebut bisa saja berkurang bila Anda tidak menyewa lahan untuk budidaya dan jasa orang lain untuk mengatasi usaha budidaya Anda ini. 

Analisa Keuntungan Budidaya Lada

Analisa Keuntungan Budidaya Lada

Asumsi pendapatan setiap panen

Bila diasumsikan Anda mampu menjual lada sebanyak 3 kg dengan harga jual Rp. 80.000 per kg,

Maka Anda bisa mengantongi pendapatan sebesar Rp. Rp. 7.200.000

  • 3 kg X Rp. 80.000 = Rp. 240.000
  • Rp. 240.000 X 30 = Rp. 7.200.000

Asumsi keuntungan yang Anda peroleh 

  • Keuntungan/ laba = pendapatan – biaya operasional setiap bulan 
  • = Rp. 7.200.000 –  Rp. 5.537.197
  • = Rp. 1.662.803

Asumsi lamanya balik modal 

  • Lamanya balik modal = biaya investasi : keuntungan 
  • = Rp. 3.545.000 : Rp. 1.662.803
  • = 2,1 bulan 

Dari analisa di atas, dapat diketahui bahwa dalam budidaya lada diperlukan modal senilai Rp. 5.537.197,

Dengan asumsi keuntungan sebesar Rp. 1.662.803 setiap bulannya, dan asumsi balik modal kurang lebih sekitar 2 bulan.

Persiapan Lahan/Lokasi Budidaya Lada

Cara Budidaya Lada

Lahan budidaya perlu perhatian yang maksimal. Hal ini agar Anda bisa memanen lada secara maksimal.

Berikut beberapa persiapan lahan/lokasi untuk budidaya tanaman ini:

  1. Luas lahan tergantung jumlah tanaman lada yang akan dibudidayakan 
  2. Gunakan polybag, bila lahan budidaya terbatas 
  3. Bila terdapat lahan yang cukup sebaiknya lakukan di lahan terbuka
  4. Bersihkan lahan dari gulma dan semua yang berpotensi mengganggu tanaman lada 
  5. Pastikan lahan mendapatkan sinar matahari yang cukup 
  6. Buat bedengan dengan lebar sekitar 140 cm, tinggi 50 cm, serta panjang yang disesuaikan dengan lahan
  7. Buat saluran irigasi agar tercipta pengairan yang lancar.

Cara Memilih Bibit Lada Berkualitas

Bibit lada yang berkualitas mampu menghasilkan produk lada yang berkualitas pula.

Dengan demikian pilihlah bibit yang berkualitas.

Bibit yang berkualitas dapat dilihat dari hal- hal berikut:

  1. Bibit bebas dari penyakit dan hama 
  2. Bibit berasal dari tanaman induk yang sehat 
  3. Bibit memiliki bentuk dan ukuran yang seragam dengan yang lainnya
  4. Kemurnian bibit merica terjamin 
  5. Bibit tahan saat dilakukan pemindahan 
  6. Proses pertumbuhan bibit lada terbilang cepat 

Cara Menyemai Bibit Lada yang Benar

Cara menyemai bibit lada berbeda ketika Ada menjalankan budidaya bawang merah, budidaya kacang panjang, maupun budidaya vanili.  

Berikut cara menyemai bibit lada dengan benar:

  1. Penyemaian dapat dilakukan dengan sistem monokultur maupun tumpangsari. 
  2. Buat jarak tanam sekitar 2 X 2 meter
  3. Buat lubang tanam menyerupai limas dengan kedalaman 50 cm, ukuran atas 40 X 35 cm dan ukuran bawah 40 X 15 cm
  4. Diamkan lubang tanam kurang lebih sekitar 2 minggu 
  5. Waktu terbaik untuk menanam lada ialah di awal musim hujan ketika pagi atau sore. Hal ini untuk menghindari sinar matahari mengenai bibit yang akan ditanam
  6. Masukan bibit lada di setiap lubang
  7. Tutup kembali lubang secara menyeluruh dengan tanah 
  8. Taburkan pupuk kompos sebanyak 100 gram di setiap tanaman lada 
  9. Siram dengan air yang cukup

Cara Merawat/Pemeliharaan Tanaman Lada

Pemeliharaan tanaman lada, dapat Anda lakukan dengan cara:

  • Membuat sulur 
  • Melakukan penyiangan 
  • Melakukan perempelan 
  • Memberikan pupuk susulan 
  • Menyirami tanaman dengan rutin 

Cara Pengelolaan Tanah Budidaya Lada

Berikut cara pengelolaan tanah untuk budidaya lada:

  • Cangkul lahan kurang lebih 30 cm hingga menjadi gembur 
  • Bila pH tanah kurang dari 5, taburkan dengan dolomite 500 kuintal. Lalu, diamkan sekitar 4 minggu 
  • Untuk menambah kesuburan tanah, berikan pupuk kandang yang sudah difermentasikan. Kemudian diamkan lahan sekitar 2 minggu sebelum lahan digunakan untuk budidaya. Hal ini agar nutrisi bisa tercampur dengan rata.

Cara Pengendalian Hama Budidaya Lada

Serangan hama dan penyakit menjadi salah satu penyebab kegagalan dalam budidaya lada ini.

Dengan demikian perlu Anda ketahui cara menanggulanginya:

1. Penggerek batang lada (Lophobaris piperis)

Gejala awal yang muncul ialah daun menjadi layu dan menguning. Hingga menjadi kering dan patah.

Cara mengendalikan hama ini dengan cara memberikan pestisida yang terbuat dari bahan organic dan karbofuran 30-50 gram setiap tanaman. 

2. Hama penghisap buah (dasynus piperis)

Hama ini sering bersembunyi di dalam tanjuk tanaman lada.

Sehingga cara untuk mengatasinya dengan cara memusnahkan telur-telur yang berada di cabang, permukaan daun, atau tandan buah.

3. Penyakit kuning

Penyakit ini diawali karena hadirnya M.incognita dan nematode R. similis.

Pencegahan yang dapat dilakukan dengan cara melakukan pengapuran dan pemberian pupuk kandang secara seimbang dan tepat waktu

4. Penyakit busuk pangkal batang

Penyakit busuk pangkal batang disebabkan karena jamur  Phytophthora capsici.

Pengendalian yang dapat dilakukan dengan menanam lada yang tahan penyakit busuk pangkal batang serta menggunakan agnesia hayati jamur Ttrichoderma harzianum 

5. Penyakit keriting atau kerdil 

Penyakit ini disebabkan oleh Pepper Yellow Mottle Virus (PYMV).

Penyebarannya dibantu oleh serangga vector. Sehingga cara pengendaliannya dengan cara menekan penyebaran serangga vector.

Masa Panen Budidaya Lada

Inilah masa yang pastinya Anda tunggu-tunggu. Berikut perlakuan yang mesti Anda berikan ketika masa panen:

  • Panen laba bila sudah berusia 3 tahun 
  • Lada yang siap dipanen memiliki tangkai biji yang menguning serta buah yang berwarna kuning kemerahan 
  • Petik dengan secara selektif. Hal ini agar tidak tercampur antara yang belum matang dengan yang matang atau yang terlalu tua
  • Patahkan tangkai buah pada bagian ketiak dahan cukup dengan tangan

Strategi Marketing dan Promosi Budidaya Lada

Strategi Marketing dan Promosi Budidaya Lada

Strategi marketing dan promosi yang bisa Anda lakukan diantaranya:

  • Menjual lada langsung di pasar tradisional
  • Menjual ke pengepul atau tengkulak 
  • Menjual ke pelaku bisnis, seperti warung, rumah makan, restoran, atau pun hotel
  • Menyebarkan brosur ke berbagai tempat
  • Menggunakan media sosial untuk memperkenalkan usaha budidaya, seperti instagram, line, twitter, whatsapp, facebook, youtube, dan sebagainya. 

Strategi Mengembangkan Usaha Budidaya Lada

Strategi Mengembangkan Usaha Budidaya Lada

Penyusunan strategi mengembangkan usaha juga perlu Anda lakukan.

Hal ini bertujuan agar usaha Anda ini mampu bertahan lama.

Berikut  strategi mengembangkan usaha:

  • Menyusun peluang dan ancaman dalam usaha budidaya ini 
  • Melakukan pemasaran secara luas 
  • Membuka edukasi tentang budidaya lada. Hal ini berfungsi juga sebagai media promosi 
  • Mengatur keuangan usaha dengan bijak
  • Memastikan usaha budidaya berjalan dengan lancar

Tips Sukses Bisnis Budidaya Lada

Tips sukses yang bisa Anda terapkan untuk budidaya ini diantaranya:

  • Memberikan pelayanan yang cepat 
  • Selalu menggunakan bibit lada yang berkualitas 
  • Memerhatikan kualitas dan kuantitas produk budidaya 
  • Membangun koneksi yang luas
  • Selalu optimis bahwa usaha Anda pasti berhasil.

Demikianlah seluruh informasi tentang budidaya lada.

Bagaimana, menarik bukan?

Semoga bermanfaat untuk Anda yang akan memulai usaha tanaman lada dan Anda yang sudah menjalankan usaha ini.

Anda bisa membagikan artikel ini bila Anda mendapatkan ilmu baru.

Terima kasih. 

Show Comments

No Responses Yet

    Leave a Reply