64

Cara Budidaya Lebah Madu untuk Pemula

Beternak lebah madu merupakan salah satu cara untuk mendatangkan penghasilan yang menjanjikan.

Namun, untuk bisa mewujudkan hal ini Anda harus memiliki perencanaan yang matang agar usaha budidaya lebah madu yang Anda jalankan bisa meningkat dengan pesat. 

Bisnis Plan Budidaya Lebah Madu

Cara Budidaya Lebah Madu

Perhitungkan segala kebutuhan untuk membangun bisnis ini dengan cermat.

Mulai dari modal, lokasi, pembuatan sarang, sampai dengan pemasaran.

Untuk lebih jelasnya, berikut ini perencanaan bisnis yang wajib Anda siapkan:

  1. Gali informasi sebanyak mungkin mengenai cara membudidayakan lebah madu. 
  2. Jangan ragu untuk bertanya kepada peternak lebah yang lebih berpengalaman.
  3. Siapkan modal usaha.
  4. Cari lokasi usaha yang cocok untuk pembudidayaan lebah madu.
  5. Siapkan peralatan dan perlengkapan yang dibutuhkan sesuai dengan modal yang dimiliki.
  6. Pekerjakan karyawan yang berpengalaman dalam hal ternak lebah madu.
  7. Pantau secara rutin perkembangan lebah madu.
  8. Jaga kebersihan lingkungan sekitar rumah lebah madu.
  9. Lakukan pengecekan secara berkala kesehatan lebah madu.
  10. Siapkan strategi marketing yang jitu.

Kelebihan dan Kekurangan Usaha Ternak Lebah Madu

Dalam setiap usaha, baik itu usaha budidaya cacing tanah maupun budidaya lebah madu pasti ada kelebihan dan kekurangannya.

Anda harus mengetahui kelebihan dan kekurangannya agar bisa mengatasi setiap permasalahan yang mungkin akan terjadi di masa mendatang.

Kelebihan dari usaha ternak lebah madu adalah: 

  • Bisa memulai usaha ternak lebah madu dengan modal kecil.
  • Bisa dilakukan oleh semua orang yang memiliki kemauan kuat dan pekerja keras.
  • Target market luas sehingga mudah mencari konsumen.
  • Sebagai pebisnis pemula, bisa memanfaatkan satu karyawan dulu.
  • Harga jual madu masih tergolong tinggi sehingga mempercepat balik modal.
  • Penghasilan dari berbagai sumber yaitu madu, sarang lebah, dan sengat lebah.

Kekurangan usaha ternak lebah madu diantaranya adalah:

  • Lokasi peternakan lebah harus jauh dari jangkauan anak-anak dan orang awam yang minim pengetahuan tentang lebah.
  • Butuh perhatian lebih, terutama dalam hal kebersihan sarang dan sekitarnya.
  • Potensi koloni lebah madu tidak betah untuk tinggal dalam stup masih tinggi.
  • Asupan pakan di sekitar peternakan lebah harus terjaga terutama saat masa minim bunga.
  • Berisiko tinggi tersengat lebah jika tidak hati-hati.

Kendala dan Solusi Budidaya Lebah Madu

Kendala dan Solusi Budidaya Lebah Madu

Kendala yang sering dihadapi oleh pebisnis budidaya lebah madu adalah:

  1. Banyak pesaing.
  2. Harga yang ditawarkan tidak bisa lebih tinggi dari pebisnis lebah madu yang lain jika belum memiliki brand.
  3. Mencari sumber pakan lain di lokasi yang jauh saat musim paceklik bunga tiba.
  4. Pemindahan lokasi sarang harus pada malam hari.
  5. Proses panen cukup sulit dan butuh keahlian khusus agar sarang lebah tidak rusak.
  6. Faktor cuaca yang tidak mendukung menyebabkan gagal panen.
  7. Harus waspada terhadap serangan hama kutu dan predator lainnya.
  8. Tidak bebas membuat peternakan lebah madu di daerah pemukiman padat penduduk.

Untuk mengatasi hal tersebut di atas, berikut ini solusi yang bisa diterapkan untuk mengatasi berbagai kendala yang mungkin terjadi saat membudidayakan lebah madu:

  1. Menjaga kualitas madu yang dihasilkan.
  2. Beri pelayanan yang ramah dan cepat kepada konsumen agar tidak pindah peternak lain.
  3. Pilih lokasi peternakan yang perubahan cuacanya tidak terlalu ekstrem.
  4. Sediakan ruang khusus /rumah kaca untuk berkebun sebagai antisipasi saat musim paceklik bunga tiba.
  5. Menggembalakan lebah ke daerah yang sedang musim bunga.
  6. Pilih lokasi peternakan yang jauh dari pemukiman penduduk. 
  7. Minta izin dari warga sekitar sebelum membuka usaha peternakan lebah madu.

Modal Usaha Budidaya Lebah Madu

Modal Usaha Budidaya Lebah Madu

Sebelum membuka usaha budidaya lebah madu, modal yang harus Anda siapkan adalah sebagai berikut: 

Investasi

  • Sewa lahan Rp2.500.000,-
  • Pembuatan rumah lebah dan rumah madu Rp4.800.000,-
  • Mesin evaporator Rp6.500.000,-
  • Peralatan tambahan: Rp600.000,-
  • Jaring, timba, pisau, alat pengaman, dan lain-lain.
  • Total investasi Rp14.400.000,-
Baca Juga :  Cara Budidaya Lele untuk Pemula

Biaya operasional per bulan

Biaya tetap:

  • Biaya penyusutan investasi per bulan Rp500.000,-
  • Biaya gaji karyawan Rp1.700.000,-
  • Total biaya tetap Rp2.200.000,-

Biaya variabel per bulan: 

  • Obat dan vitamin Rp1.200.000,-
  • Botol dan alat pengemas Rp1.850.000,-
  • Biaya transportasi Rp650.000,-
  • Listrik dan air Rp1.350.000,-
  • Biaya lain-lain Rp250.000,-
  • Total biaya variabel Rp5.300.000,-

Total biaya operasional = biaya tetap + biaya variabel Rp 7.500.000,- 

Analisa Keuntungan Budidaya Lebah Madu

Analisa Keuntungan Budidaya Lebah Madu

Pendapatan per bulan:

  • Madu botol kecil @5 x Rp50.000,- x 30 hari = Rp7.500.000,-
  • Madu botol besar @2 x Rp100.000,- x 30 hari = Rp6.000.000,-
  • Sarang lebah @2 x Rp75.000 per bulan    = Rp150.000,-
  • Total pendapatan Rp13.650.000,-

Keuntungan per bulan:

  • Total pendapatan (-) total biaya operasional = laba
  • Rp13.650.000,- (-) Rp7.500.000,- = Rp6.150.000,-

BEP / Break Even Point 

  • Total investasi / laba = BEP 
  • Rp14.400.000,- / Rp6.150.000,- = 2,34

Berdasarkan perhitungan di atas, hasil analisa keuangan untuk bisnis budidaya lebah madu merupakan usaha yang menjanjikan.

Dengan modal sebesar Rp14.400.000,- dan laba per bulan Rp6.150.000,-,

Modal tersebut akan kembali dalam tempo 2,3 bulan. 

Persiapan Kandang Budidaya Lebah Madu

Cara Budidaya Lebah Madu

Dalam menjalankan budidaya lebah madu, persiapan kandang tidak membutuhkan dana yang terlalu besar seperti halnya ternak kambing, atau ternak sapi.

Beberapa hal yang harus disiapkan adalah sebagai berikut: 

  • Kotak peti kayu mahoni atau suren untuk rumah lebah ukuran 25cm x 3cm x 30cm.
  • Sisir sarang berupa bingkai dari kayu beberapa buah yang fungsinya sebagai wadah untuk menaruh sarang madu.

Cara Memilih Indukan Lebah Madu Berkualitas

Agar bisa menghasilkan banyak madu, pilihlah indukan dengan ciri-ciri sebagai berikut:

  • Pilih lebah madu jenis Mellifera dan Cerana.
  • Warnanya cerah.
  • Umur indukan antara 3 bulan sampai 1 tahun.
  • Bersifat agresif dan lincah.
  • Mampu menghasilkan telur dalam jumlah banyak.
  • Sehat, tidak kurus, dan tidak terkena kutu.

Cara Mengawinkan Indukan Lebah Madu

Perkawinan antara ratu lebah dan lebah jantan hanya berlaku satu kali seumur hidup. Proses perkawinan tersebut terjadi di luar sarang dengan cara sebagai berikut:

  • Lebah ratu terbang saat cuaca cerah
  • Lebah jantan dewasa mengejar lebah ratu
  • Lebah jantan yang berhasil mendekati ratu lebah akan mati usai kawin. 
  • Testis lebah jantan tertanam dalam ovarium ratu lebah.
  • Ratu lebah akan menghasilkan seribu telur dalam sehari.

Cara Memelihara Anakan Lebah Madu

Ribuan telur lebah madu yang dihasilkan oleh ratu lebah terbagi menjadi 3 bagian, yaitu lebah pekerja, lebah jantan dan lebah ratu.

Telur yang subur akan menjadi lebah pekerja atau ratu lebah, sedangkan yang tidak subur akan tumbuh menjadi lebah jantan.

Jika telur lebah pekerja dan lebah jantan dibiarkan dalam sarang, maka cara pemeliharaan calon lebah ratu sedikit berbeda, yaitu:

  • Letakkan larva lebah madu usia 1 hari dalam frame royal jelly.
  • Diamkan selama 11 hari sampai menjadi kepompong
  • Segera pindahkan lebah ratu anakan ke koloni baru setelah keluar dari kepompong.

Cara Pemberian Pakan Lebah Madu

Walaupun bisa mencari pakan sendiri, penting bagi Anda untuk selalu menyediakan pakan yang cukup bagi koloni lebah yang Anda miliki.

Diantaranya adalah sebagai berikut:

  • Menyediakan lahan untuk budidaya lebah madu dengan berbagai jenis tanaman dan bunga penghasil pollen dan nektar.
  • Menyediakan olesan royal jelly dalam rumah lebah.
  • Memindahkan koloni lebah ke daerah yang sedang musim bunga.
  • Beri makanan pengganti berupa larutan gula tebu atau gula aren dengan komposisi 1 kg gula: 1 liter air panas. 

Perawatan Kesehatan Lebah Madu

Koloni yang sehat dan terawat dengan baik akan menghasilkan madu dan sarang lebah yang berkualitas.

Beberapa perawatan kesehatan yang harus dilakukan adalah sebagai berikut:

  • Pisahkan lebah yang tidak bisa terbang, cacat, atau sakit.
  • Saat ratu lebah sudah tidak produktif atau sakit, segera ganti dengan ratu lebah baru.
  • Berikan obat dan vitamin bila perlu.
  • Basmi semua hama yang mengganggu kesehatan koloni lebah madu.
  • Pastikan tanaman bunga yang mengandung pollen dan nektar cukup untuk pakan lebah.
  • Bila perlu, beri pakan tambahan berupa larutan air gula
  • Rendam bagian kaki rumah lebah dalam mangkuk berisi air agar tidak didatangi semut.

Perawatan Kebersihan Lebah Madu

Selain perawatan kesehatan, penting bagi Anda untuk melakukan perawatan kebersihan di lingkungan sekitar rumah lebah madu.

Diantaranya adalah sebagai berikut:

  • Bersihkan rumah lebah secara rutin agar tidak didatangi rayap.
  • Potong rumput liar di sekitar rumah lebah.
  • Singkirkan sarang semut, sarang tabuhan atau tawon ndas (=Jawa) dan sarang predator lebah lainnya.

Strategi Marketing dan Promosi Budidaya Lebah Madu

Strategi Marketing dan Promosi Budidaya Lebah Madu

Menggunakan media promosi dan strategi yang tepat bisa meningkatkan penghasilan Anda.

Ada beberapa cara promosi yang bisa dilakukan. Cara-cara tersebut adalah sebagai berikut: 

  • Cetak kartu nama dan berikan kepada pelanggan atau calon target market Anda.
  • Cetak brosur dan sebarkan ke tetangga, teman, saudara, atau dititipkan pada penjual koran.
  • Promosi melalui media komunikasi dan media sosial seperti Whatsapp, Line, Facebook, Instagram, Twitter, dan lain-lain.
  • Buat banner berisi informasi produk beserta nomor kontak Anda dan letakkan di tempat strategis yang mudah dibaca oleh orang lain.
  • Buat website khusus yang berisi tentang produk dan informasi penting lainnya.
  • Berjualan melalui aplikasi online, baik yang berbayar maupun yang gratis.

Strategi Mengembangkan Usaha Budidaya Lebah Madu

Strategi Mengembangkan Usaha Budidaya Lebah Madu

  • Perbanyak rumah lebah dan ciptakan lebih banyak koloni lebah.
  • Tawarkan madu, royal jelly, sarang lebah dan hasil lainnya kepada perorangan, pasar, supermarket, atau swalayan.
  • Tawarkan kepada pengusaha jamu, restoran, dan apotek. 
  • Kerjasama dengan ahli pengobatan dan sediakan terapi pengobatan dengan menggunakan media sengatan lebah. 
  • Menjual indukan lebah kualitas unggul dan ditawarkan kepada peternak lain. 

Tips Sukses Bisnis Lebah Madu

  • Pemilihan lokasi budidaya lebah madu  yang tepat (outdoor, suhu lingkungan 25 derajat celcius, banyak tanaman berbunga, jauh dari keramaian).
  • Pilih bibit lebah madu unggulan, bisa dengan cara menangkap lebah madu liar di hutan atau membeli ke peternak lebah.
  • Bersihkan rumah lebah secara berkala.
  • Ganti ratu lebah yang sudah tua, sakit atau tidak produktif dengan ratu lebah baru.
  • Buat koloni sebanyak-banyaknya. 
  • Beri pakan tambahan saat musim paceklik bunga.
  • Catat setiap pengeluaran dan pemasukan dengan rapi dan teliti agar laporan keuangan yang dihasilkan semakin akurat.

Jangan ragu saat akan menggeluti suatu bisnis.

Dengan kelima belas poin tersebut di atas bisa menjadi kunci sukses usaha budidaya lebah madu yang Anda jalankan.

Pahami dan terapkan setiap poinnya mulai dari bisnis plan, cara memilih indukan, pemeliharaan sampai dengan strategi pemasarannya.

Ingat, kesuksesan selalu menyertai orang yang giat dan tidak mengenal lelah dalam berusaha.

Show Comments

No Responses Yet

    Leave a Reply