55

Cara Budidaya Vanili untuk Pemula

Tahukah Anda penyedap rasa termahal kedua di Indonesia? Iya, dia adalah vanili.

Komoditas yang beraroma manis dan harum, seharum prospek budidayanya.

Dalam artikel ini kami akan membahas lengkap seputar cara budidaya vanili untuk pemula dari A-Z.

Simak sampai habis ya!

Bisnis Plan Budidaya Vanili 

Bisnis Plan Budidaya Vanili 

Anda yang ingin menikmati harumnya budidaya vanili harus menyusun bisnis plan, sebagai berikut:

  • Tetapkan tujuan yang ingin dicapai 
  • Siapkan semua keperluan usaha budidaya ini, seperti modal, bibit berkualitas, perawatan, hingga strategi pemasaran 
  • Terapkan manajemen yang menunjang keberhasilan budidaya 
  • Cari target pasar yang memiliki prospek tinggi

Kelebihan dan Kekurangan Budidaya Vanili

Berikut kelebihan dan kekurangan dalam budidaya vanili yang berbeda dengan budidaya bawang merah, budidaya bawang putih, dan  budidaya papaya california.

Berikut kelebihan dan kekurangan dalam budidaya penyedap yang harum ini.

Kelebihan budidaya vanili:

  • Vanili memiliki kandungan gizi yang banyak, berupa mineral, serat, vitamin E, A, B, dan sebainya
  • Vanili mengandung anti oksidan yang tinggi 
  • Vanili mampu dijadikan obat penenang (obat aroma terapi), penambah nafsu makan, serta mampu mengatasi stres berat
  • Tanaman vanili bisa dibudidayakan di lahan yang sempit 
  • Iklim Indonesia yang mendukung budidaya ini.

Kekurangan budidaya vanili:

  • Tingginya harga vanili
  • Mudah terserang hama dan penyakit 
  • Tingginya tingkat pencurian hasil panen
  • Kelembagaan petani belum berfungsi
  • Kemitraan belum adil.

Kendala dan Solusi Budidaya Vanili

Kendala dan Solusi Budidaya Vanili

Kendala yang ada dalam budidaya vanili ialah:

  1. Sulitnya mendapatkan bibit yang bermutu 
  2. Kurang ketersediaan tenaga kerja dalam proses budidaya
  3. Tingginya biaya transportasi
  4. Meluasnya praktik vanili oplosan 

Solusi yang bisa Anda terapkan untuk mengatasi kendala di atas ialah:

  1. Melakukan kerja sama dengan petani yang membibitkan vanili atau juga bisa memanfaatkan subsidi dari pemerintah 
  2. Kurangnya tenaga kerja dapat diatasi dengan  mengikuti seminar atau kelas mengenai tanaman vanili
  3. Menjual hasil budidaya dalam jumlah yang besar. Hal ini agar menekan biaya transportasi
  4. Mengikuti Perkumpulan Petani Vanili Indonesia (PPVI). Hal ini untuk menyamakan kualitas vanili di tingkat nasional.

Modal Usaha Budidaya Vanili

Modal Usaha Budidaya Vanili

Berikut rincian modal usaha:

Biaya investasi
Biaya investasiBiaya 
Pembukaan lahan budidayaRp. 1.500.000
Sewa lahan budidayaRp. 2.350.000
Pengadaan bibit tanaman vaniliRp. 800.000
Alat semprot Rp. 300.000
Timba dan timbanganRp. 250.000
Pisau, golok, dan sabitRp. 360.000
Selang dan pipa airRp. 300.000
Timbangan Rp. 230.000
Keranjang Rp. 80.000
Peralatan yang lain Rp. 680.000
Total biaya investasiRp.  6.850.000
Total biaya tetapRp. 1.317.310
Biaya variabel
Pupuk alamiRp. 700.000
Pupuk pabrikanRp. 500.000
Pestisida dan obatRp. 350.000
Jasa orang lain Rp. 1.200.000
transportasiRp. 450.000
pengemasan Rp. 250.000
Biaya yang lain Rp.  220.000
Total biaya variabelRp.  3.670.000
Baca Juga :  Cara Budidaya Jamur Tiram untuk Pemula

Todal modal keseluruhan:

  • Total modal = biaya tetap + biaya variabel 
  • = Rp. 1.317.310 + Rp.  3.670.000
  • = Rp. 4.987.310

Total modal tersebut bisa saja berkurang bila Anda tidak menyewa lahan budidaya, jasa orang lain, serta transportasi. 

Analisa Keuntungan Budidaya Vanili

Analisa pendapatan per bulan 

Jika Anda bisa menjual 1 ons vanili dengan harga jual Rp. 280.000, maka Anda bisa menuai untung senilai Rp.  10.500.000.

  • 1 ons X Rp. 280.000 = Rp. 280.000
  • 30 hari X Rp. 280.000 = Rp.  8.400.000

Analisa keuntungan per bulan 

  • Laba = total pendapatan – total modal 
  • = Rp.  8.400.000 –  Rp. 4.987.310
  • = Rp. 3.412.690

Analisa lamanya balik modal 

  • BEP = biaya investasi : keuntungan
  • =  Rp.  6.850.000 : Rp. 3.412.690
  • = 2 bulan

Persiapan Lahan/Lokasi Budidaya Vanili

Cara Budidaya Vanili

Tumbuhan vanili dapat tumbuh subur di lokasi budidaya yang seperti berikut ini:

  • Beriklim tropis
  • Mendapatkan sinar matahari sebanyak 30% sampai 50%
  • Suhu udara sekitar 20˚C sampai 25˚C
  • Berada di ketinggian 300 sampai 800 meter di atas permukaan laut 
  • Memiliki tingkat curah hujan antara 1.000 sampai 3.000 mm per tahun 
  • Mengandung tingkat keasaman tanah sekitar 5,7 sampai 7 
  • Kelembapan antara 60% hingga 80%, 
  • Tanah gembur, subur, serta mudah menyerap air, seperti tanah lempung berpasir.

Cara Memilih Bibit Vanili Berkualitas

Dalam budidaya ini, pastikan bahwa Anda menggunakan bibit vanili yang berkualitas, dengan kriteria:

  • Bibit dalam keadaan sehat dan segar 
  • Memilik cukup umur untuk dibudidaya 
  • Mengeluarkan sulur daun yang kuat, tapi belum berbuah

Ada beberapa jenis bibit vanili yang unggul dan memiliki nilai ekonomi yang tinggi, diantaranya: 

  • Vanili planifolia andrews
  • Vanili tahitensis JW moore
  • Vanili pompon

Cara Menyemai Bibit Vanili yang Benar

Cara menyemai bibit vanili ada tiga, yaitu: 

  • Secara vegeratif. Hal utama yang perlu Anda lakukan ialah merendam bibit di larutan hormonik 1 sampai 2 cc dan di campur dengan air 1 liter. Biarkan hingga menjadi sedikit layu. Hal ini agar bibit bisa tumbuh dengan lebih cepat 
  • Secara monokultur. Pertama, buatlah lubang tanam dengan ukuran 20 X 15 X 10 cm yang dekat dengan tanaman pelindung. Tanam dengan menyetek, yaitu dengan memasukkan 3 ruas bibit ke dalam lubang secara mendatar. 
  • Menyemai di tanah yang berpasir. Hal ini dilakukan agar tanah dapat ditembus agar dengan mudah serta mampu menyerap air dengan cepat. Pastikan tempat untuk penyemaian ini teduh dan tidak terkena sinar matahari dengan langsung.

Hal lain yang mesti ada ketahui mengenai proses penyemaian bibit vanili ialah:

  • Lakukan penyemaian di musim panas. Hal ini karena air hujan yang terlalu banyak mampu menyebabkan bibit vanili mati
  • Pastikan tanah memiliki tingkat keasaman yang cukup dan tidak asam. 
  • Lakukan pengapuran bila tingkat keasaman tanah kurang 
  • Setiap isi lubang tanam isi dengan tiga bibit vanili. 
  • Tanam secara mendatar ke lubang tanam 
  • Tutup lubang secara merata dengan tanah yang sudah dicampur pupuk kandang

Cara Merawat/ Pemeliharaan Tanaman Vanili

Cara merawat/ pemeliharaan tamanan vanili, diantaranya:

  • Memberikan mulsa atau bahan organik yang lain. Ini bertujuan agar tanaman tidak mengalami “kebanjiran”.
  • Melakukan penyiraman setiap hari. Namun jangan sampai ada air yang menggenang. Hal ini akan memicu pembusukan pada akar tanaman vanili 
  • Memperbaiki guludan serta saluran pembuangan air. Usahakan agar tidak sampai melukai tanaman vanili. Proses ini dilakukan ketika musim hujan agar air mampu mengalir dengan lancar dan tidak tergenang
  • Melakukan penyulaman bila ada tanaman vanili yang tumbuh tidak maksimal dan mati
  • Melakukan proses perempelan bentuk. Ini dilakukan dengan cara memotong tanaman sepanjang 15 cm dan menyisakan tiga cabang terbaik. Hal ini perlu dilakukan agar tanaman vanili menjadi kuat serta tidak mudah terserang penyakit 
  • Melakukan penyemprotan larutan hormonik setiap satu minggu sekali
  • Melakukan pemupukan, untuk 1 ha gunakan dosis pupuk KCL (14 kg), CaCO (3 sampai 10 kg), urea (8 kg), RSP (4 kg), serta MgSO4 H20 (2 sampai 5 kg) 
  • Buat tegakan untuk tempat menjalar tanaman vanili. Tegakan dapat terbuat dari bambu yang diikatkan dengan pohan yang satu dengan pohon yang lain. Sebaiknya tanaman vanili dirambatkan ke arah atas naungan.

Cara Pengelolaan Tanah Budidaya vanili

Cara pengelolaan tanah untuk budidaya vanili adalah:

  • Sebelum tanah digunakan untuk budidaya, harus Anda gemburkan terlebih dahulu. Lakukan dengan cara memberikan pupuk kandang dan menyiram tanah. Hal ini untuk membentuk tekstur tanah dan menciptakan kelembapan tanah yang sesuai
  • Gunakan pupuk kandang agar tidak mengubah teksstur tanah dan ramah lingkungan 
  • Bila lingkungan budidaya terlalu panas, bisa Anda siasati dengan menanam beberapa jenis tanaman yang tinggi
  • Buat bedengan dengan lebar sekitar 1 sampai 1,2 meter dan panjang yang menyesuaikan lahan. Sebaiknya bedengan menghadap utara atau selatan. Hal ini agar tanaman mendapatkan panas matahari yang cukup
  • Buat parit diantara bedengan dengan lebar 30 cm. ini untuk aliran air 
  • Di sekitar tempat budidaya buat juga saluran pembuangan dengan lebar sekitar 40 cm dan kedalaman 40 cm. hal ini agar tidak ada air yang menggenang di daerah budidaya.

Cara Pengendalian Hama Budidaya Vanili

Berikut cara pengendalian hama dan penyakit pada budidaya vanili:

  • Bekicot biasa menyerang tanaman vanili pada bagian buah, batang, dan bunga. Cara mengatasi bekicot dengan cara manual yaitu mengambil satu demi satu
  • Penggerek batang menyebabkan tanaman vanili layu dan mati. Segera beri pestisida hayati
  • Ulat geni dan ulat bulu jambul mengakibatkan rusaknya pucuk, daun, batang, dan bunga. Semprotkan dengan pestisida hayati
  • Bercak coklat pada buah ditandai dengan adanya bercak coklat tua pada buah vanili dan berujung pada busuk. Lakukan pengendalian dengan memetik dan membakar buah vanili, menyemprotkan fungisida hayati yang berdosis 1 sampai 2 sendok setiap 10 liter air  
  • Busuk buah dapat dikendalikan dengan menyemprotkan campuran glioconium sp atau tricoderma sp dengan gula pasir berdosis 1 sampai 2 sendok teh untuk setiap 10 liter air 
  • Busuk batang dapat dikendalikan dengan mengurangi kelembapan tanah 
  • Busuk pangkal  batang dapat dikendalikan dengan menggunakan bibit yang bebas busuk pangkal batang dan semprotkan dengan laruran campuran gula pasir dengan tricoderma hayati
  • Busuk akar dikendalikan dengan cara menjaga kelembapan tanah melalui pemupukan, pemberian kapur, dan menjaga kelembapan tanah.
  • Penyakit pasca panen harus dijauhkan dari jamur rhizopus sp, sclerotium sp, penicillium, aspergillus.

Masa Panen Budidaya Vanili

Dalam budidaya tanaman vanili dapat di panen, bila sudah mempunyai ciri-ciri sebagai berikut:

  • Telah memasuki umur 1,5 sampai 3 tahun 
  • Buah vanili memiliki warna hijau dengan pucuk berwarna kuning 
  • Tanaman vanili sudah memiliki bunga 
  • Panen dilakukan dengan memungut atau memetik buah vanili yang sudah matang secara morfologis, yaitu tidak terlalu muda dan tidak terlalu tua.

Strategi Marketing dan Promosi Budidaya Vanili

Strategi marketing dan promosi untuk budidaya tanaman Vanila Planifola ini ialah:

  • Membangun relasi yang luas untuk memperkenalkan usaha budidaya Anda 
  • Membuat website khusus guna memperluas jangkauan pemasaran 
  • Memanfaatkan media sosial sebagai sarana promosi 
  • Jangan ragu dalam memberikan diskon dalam momen tertentu.

Strategi Mengembangkan Usaha Budidaya Vanili

Strategi mengembangkan usaha ini diantaranya:

  • Pelajari semua tentang budidaya vanili 
  • Ketahui kondisi pasar
  • Mengetahui pesaing usaha 
  • Ciptakan ide usaha lain yang berhubungan juga dengan vanili.

Tips Sukses Bisnis Budidaya Vanili

Tips sukses untuk budidaya vanili ialah: 

  • Cari harga sewa lahan yang terjangkau 
  • Cari petani yang menjual bibit vanili berkualitas dengan harga yang murah 
  • Tentukan target pasar dengan jelas
  • Pastikan vanili hasil budidaya memiliki nilai jual yang layak
  • Lakukan promosi secara maksimal
  • Jangan pantang menyerah

Demikianlah informasi seputar harumnya hasil budidaya vanili.

Bila Anda merasa artikel ini bermanfaat, Anda bisa membagikannya kepada semua orang.

Terima kasih! 

Show Comments

No Responses Yet

    Leave a Reply