369

Cara Ternak Ayam untuk Pemula

Setiap bisnis pasti memerlukan rencana, begitu juga dalam bisnis ternak ayam.

Sudah tahukah Anda tentang perencanaan bisnis ternak yang satu ini ?

Berikut rencana bisnis yang perlu Anda pikirkan. 

Bisnis Plan Ternak Ayam

Bisnis Plan Ternak Ayam

  1. Siapkan modal yang cukup
  2. Tentukan jenis ayam yang ingin Anda geluti, misalnya ayam potong, ayam kampung, atau ayam  organik.
  3. Tentukan target pasar yang ingin Anda tuju
  4. Pemilihan bibit ayam yang berkualitas
  5. Pilih lokasi ternak yang tidak mengganggu warga sekitar 
  6. Buat kandang yang sesuai kebutuhan bisnis ternak Anda 
  7. Sediakan pakan, vaksin, obat-obatan, listrik, dan air yang cukup
  8. Susun strategi pemasaran dan pengembangan bisnis

Kelebihan dan Kekurangan Bisnis Ternak Ayam

Dalam berbisnis, pasti ada kelebihan dan kekurangan yang mengikuti.

Maka, kelebihan dari bisnis ternak ayam:

  1. Ayam dapat diterima oleh semua kalangan konsumen
  2. Bisnis ini dapat dimulai dengan modal yang terjangkau 
  3. Pemeliharaan dan pemberian pakan ayam tidak terlalu tinggi
  4. Ayam memiliki harga jual yang lebih tinggi dibanding komoditas jenis lain 
  5. Ayam memiliki tingkat kesehatannya lebih baik dibanding unggas jenis yang lain.
  6. Kandungan gizi yang cukup dan lemak yang rendah membuat ayam dapat dikonsumsi dengan aman 

Kekurangan dari bisnis ternak ayam ini:

  1. Sedikitnya persediaan DOC (Day Old Chick) yang unggulan 
  2. Setiap ayam mengalami perkembangan dan pertumbuhan yang berbeda-beda
  3. Harga ayam mudah anjlok karena beberapa faktor
  4. Banyaknya peternak dengan bisnis sejenis
  5. Banyaknya jenis penyakit atau virus yang mudah menyerang ayam 

Kendala dan Solusi Ternak Ayam

Kendala dan Solusi Ternak Ayam

Kendala yang dapat Anda hadapi ketika menjalankan bisnis ternak ini ialah: 

  1. Kurangnya pengetahuan peternak mengenai bisnis ternak ini 
  2. Terbatasnya lahan atau tempat untuk beternak 
  3. Faktor cuaca yang tidak mendukung
  4. Pembibitan harus menggunakan DOC agar pertumbuhan ayam tidak terhambat

Solusi yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi berbagai kendala tersebut: 

  1. Perbanyaklah membaca buku dan mengikuti seminar tentang hewan ternak yang berkokok ini
  2. Temukan lokasi ternak tidak terlalu dekat dengan rumah. Hal ini untuk menghindari bau kotoran ayam yang mengganggu warga sekitar
  3. Cuaca yang dapat mempengaruhi kesehatan ayam ialah cuaca dingin atau penghujan. Anda dapat menjaga kondisi kandang agar tetap hangat dan bersih sehingga ayam tidak mudah terserang penyakit dan virus. Bila perlu beri juga vaksin dan obat-obat untuk meminimalisir kematian ayam
  4. Carilah peternak lain yang memiliki DOC yang unggul 

Modal Usaha Ternak Ayam

Modal Usaha Ternak Ayam

Modal menjadi hal utama yang perlu Anda siapkan dalam membangun bisnis ternak ini.

Berikut rincian modal yang harus Anda siapkan:

Masa penyusutan pemakaian barang 

KeteranganPenyusutan
Sewa lahan untuk ternak1 tahun
kandang5 tahun
Pemanas suhu5 tahun
Tempat pakan dan minum3, 5 tahun
Timba dan terpal3, 5 tahun
Peralatan yang lain3, 5 tahun

Modal awal 

KeteranganHarga
Sewa lahan untuk ternakRp. 2.250.000
kandangRp.10.300.000
Pemanas suhuRp. 800.000
Tempat pakan dan minumRp.200.000
Timba dan terpalRp. 350.000
Peralatan yang lainRp. 1.100.00
Total Rp. 15.000.000

Biaya tetap 

KeteranganHarga
Penyusutan sewa lahan untuk ternak 1/12 X Rp. 2.250.000Rp. 187.500
Penyusutan kandang 1/62 X Rp.10.300.000Rp. 166.130
Penyusutan pemanas suhu 1/62 X Rp. 800.000Rp. 12.905
Penyusutan tempat pakan dan minum 1/43 X Rp.200.000Rp. 4.650
Penyusutan timba dan terpal 1/43 X Rp. 350.000Rp. 8.140
Penyusutan peralatan yang lain 1/43 X Rp. 1.100.00Rp. 25.580
Total Rp. 404.905

Biaya variabel

KeteranganHarga
DOC 500 ekor X Rp. 3.000Rp.3.000.000
Pakan starter 750 kg Rp. 7.000 Rp.5.250.000
Pakan prestarter 70 kg X Rp. 5.000 Rp. 350.000
Dedek Rp. 85.000 X 30Rp.2.550.000
obat-obatan Rp. 55.000 X 30Rp. 1.650.000
vitamin Rp. 81.000 X 30Rp.2.430.000
vaksin Rp. 56.000 X 30Rp. 1.680.000
Biaya listrik Rp 4.000 X 30Rp. 120.000
Air Rp. 3.000 X 30Rp. 90.000
Gaji karyawan Rp. 25.000 X 30Rp. 750.000
Keperluan yang lain Rp 10.000 X 30Rp. 300.000
Total Rp. 18.170.000

Modal yang harus Anda keluarkan sebesar Rp. 18.574.905.

Namun modal tersebut bisa berkurang bila Anda telah memiliki lahan, kandang, listrik, air, serta tidak memerlukan jasa karyawan.

Besarnya modal tersebut diperoleh dengan perhitungan  sebagai berikut.

  • Modal = biaya tetap + biaya variabel
  • = Rp. 404.905 + Rp. 18.170.000
  • = Rp. 18.574.905

Analisa Keuntungan Ternak Ayam

Analisa Keuntungan Ternak Ayam

Asumsi Pendapatan per Bulan 

ProdukAsumsi Penjualan Total
Telur ayam25 kg X Rp. 15.000 X 30 hariRp. 11.250.000
Daging ayam10 ekor X Rp. 45.000 X 30 hariRp. 13.500.000
Asumsi Pendapatan per Bulan Rp. 24.750.000

Keuntungan = pendapatan perbulan – pengeluaran per bulan

  • = Rp. 24.750.000 – Rp. 18.574.905
  • = Rp. 6.175.095

Balik modal = investasi : laba bersih per bulan 

  • = Rp. 15.000.000 : Rp. 6.175.095
  • =  2,4 bulan 

Dari asumsi di atas, diketahui bahwa Anda dapat mengembalikan modal dalam waktu 2,4 bulan.

Dengan catatan bisnis ternak Anda berjalan dengan lancar sesuai rencana di atas.

Persiapan Lahan Ternak Ayam

Cara Ternak Ayam

Anda harus menyiapkan lahan khusus untuk bisnis ternak ini. Berikut syarat persiapan lahan untuk bisnis Anda:

  1. Sediakan lahan yang cukup luas untuk beternak 
  2. Pilihlah lahan yang memiliki pepohonan dan jauh dari bangunan. Hal ini agar ayam mendapatkan angin secara langsung 
  3. Pastikan lahan mendapatkan sinar matahari yang cukup
  4. Pastikan lahan untuk ternak ini jauh dari permukiman warga.

Persiapan Kandang Ternak Ayam

Selain persiapan lahan, Anda juga harus memerhatikan persiapan kandang, sebagai berikut:

  1. Perhatikan jarak kandang dengan permukiman, minimal 10 m
  2. Pastikan kandang mendapatkan sinar matahari dan sirkulasi udara yang baik
  3. Suhu kandang sekitar 30-32˚C
  4. Bedakan kandang antara ayam yang berumur 1-4 minggu (fase starter) dengan ayam yang berumur 5-8 minggu (fase finisher)
  5. Siapkan kandang box yang dilengkapi pemanas untuk ayam pada fase starter
  6. Siapkan kandang postal untuk ayam fase finisher
  7. Tidak ada ukuran pasti untuk kandang ayam. Namun sebaiknya kandang memiliki lebar 4-8 m, dan panjang 70 m 
  8. Setiap meter persegi dapat diisi sekitar 45-55 ekor DOC sampai umur 2 minguu. Semakin besar usia ayam, semakin kecil daya tampung kandang.
  9. Alas kandang harus Anda lapisi dengan sekam, atau serbuk gergaji kurang lebih setebal 15 cm 

Cara Memilih Indukan Ayam Berkualitas

Dalam berbisnis ternak ini Anda harus memilih indukan yang berkualitas.

Hal ini bertujuan agar anakan ayam juga memiliki kualitas yang sama bagusnya.

Indukan berkualitas dapat Anda pilih melalui ciri ayam unggul. Berikut ciri-ciri indukan berkualitas.

Ciri-ciriBetinaJantan 
Badan Berbadan besar dan mampu bertelur banyakBerbadan tegap, kekar, dan besar
Kaki Berwarna kuning sedikit kemarahanBerwarna kuning, sisik rapi, dan kekar
Bulu Mengkilat hijau dan halusBerwarna hitam dan terdapat wiring kuning
Keturunan Dari ayam unggulanDari ayam unggulan 
Bobot 1,2 – 1,6 kg1,4 – 1,8 kg
Umur 9 – 17 bulan20 – 22 minggu

Cara Mengawinkan Indukan Ayam

Bagi Anda pemula bisnis ternak ini tidak usah khawatir dalam mengawinkan indukan ayam.

Hal ini karena cara mengawinkan indukan ayam sangatlah mudah.

Berikut dua cara mengawinkan indukan ayam dengan mudah:

  1. Membiarkan ayam jantan dan ayam betina untuk bersama. Lalu, mendudukan ayam betina di depan ayam jantan. Dengan demikian ayam jantan akan dengan sendirinya mengawini ayam betina.
  2. Mendekatkan kandang ayam betina dan ayam jantan. Biarkan mereka saling mengenal kurang lebih selama 1-2 jam. Masukkan keduanya dalam satu kandang, maka perkawinan ayam tersebut akan terjadi.

Cara Menetaskan Telur Ayam

Berikut cara menetaskan telur ayam yang bisa Anda coba: 

  1. Pilihlah telur yang yang terbaik.  
  2. Siapkan mesin penetas dengan suhu sekitar 36˚C
  3. Masukan dan tata telur dengan posisi bagian tumpul berada di atas
  4. Jangan buka mesin penetas selama 3 hari di awal Anda memasukkan telur
  5. Bolak balik telur pada hari ke 4 -18
  6. Naikkan kelembapan udara dan jangan balik telur saat mencapai hari ke 18-21.
  7. Setelah telur menetas, jangan beri pakan dan minum selama 2 hari. Hal ini karena piyik masih memiliki cadangan makanan dalam tubuhnya.

Cara Memelihara Anakan Ayam yang Baik

Berikut cara memelihara anakan ayam yang benar:

  1. Tempatkan di kandang yang terpisah dengan indukan 
  2. Beri lampu selama anakan berumur 1-10 hari. Hal ini untuk menghangatkan badan anakan ayam
  3. Bila hujan, tutup kandang dengan kardus atau terpal. Hal ini agar anakan terhindar dari kedinginan dan stres
  4. Jaga kebersihan kandang dan lingkungan sekitar kandang dari kotoran dan sisa pakan

Cara Pemberian Pakan Ayam

Dalam pemberian pakan Anda harus memerhatikan kebutuhan nutrisi ayam berupa energy metabolis (EM) sebanyak 2500Kkal/kg dan protein kasar (PK) sebanyak 12%.

Pemberian makan untuk ternak ayam tidaklah sulit. Anda dapat memberikan pakan alternatif, seperti sisa makan, konsentrat, jagung, dedek, dsb.

Jumlah pakan yang Anda diberikan harus sesuai dengan umur ayam.

Umur Jumlah 
1 minggu7 gr/hari
2 minggu19 gr/hari
3 minggu34 gr/hari
4 minggu47 gr/hari
5 minggu58 gr/hari
6 minggu66 gr/hari
7 minggu72 gr/hari
8 minggu74 gr/hari

Perawatan Kesehatan Ternak Ayam

Perawatan kesehatan perlu Anda lakukan guna ayam tidak mudah sakit dan mati.

Berikut perawatan kesehatan yang bisa Anda berikan untuk ayam Anda:

  1. Berikan pakan yang berkualitas dan sesuai kebutuhan ayam 
  2. Berikan vitamin pada ayam saat masih anakan. Hal ini untuk menjaga kekebalan tubuh, serta terhindar dari penyakit dan virus. 
  3. Pilih lokasi ternak yang menunjang ayam untuk terbebas dari penyakit 
  4. Ganti alas kandang atau sekam secara berkala 
  5. Pasang lampu atau pemanas dan sesuaikan dengan usia ayam
  6. Jangan beri ayam dengan pakan 100% buatan pabrik. Sebaiknya Anda mencampurkan pakan pabrik dengan pakan buatan sendiri, seperti  sayuran, daun-daunan, singkong, dsb.

Perawatan Kebersihan Ternak Ayam

Perawatan kebersihan juga perlu Anda lakukan ketika beternak. Berikut cara perawatan kebersihan yang benar:

  1. Bersihkan kandang ayam secara rutin, kalau bisa bersihkan kandang setiap hari
  2. Bersihkan juga peralatan pakan dan minum ternak minimal satu minggu sekali
  3. Semprot kandang menggunakan desinfektan 
  4. Jaga saluran sanitasi kandang dan lingkungan ternak

Target Pasar Bisnis Ternak Ayam

Target Pasar Ternak Ayam

Segmentasi pasar untuk bisnis ternak unggas ini sangatlah luas. Hal ini karena bisnis ayam dapat mencakup semua usia, jenis kelamin, lokasi dan juga kelas sosial.

Dengan demikian Anda dapat menyusun target pasar yang meliputi:

  • Hotel
  • Restoran 
  • Franchise ayam
  • Rumah makan
  • Warung makan kecil
  • Pedagang daging ayam
  • Masyarakat umum

Cara Mengelola Keuangan Bisnis Ternak Ayam

Cara Mengelola Keuangan Bisnis Ternak Ayam

Pengelolaan keuangan bisnis ternak perlu Anda perhatikan.

Hal ini untuk mencegah kebocoran dana dalam bisnis Anda.

Berikut cara mengelola keuangan bisnis ternak ayam:

  1. Penghasilan dari bisnis jangan Anda habiskan untuk keperluan yang tidak jelas. Hal ini agar bisnis tidak mengalami kehancuran 
  2. Tetapkan pos-pos pengeluaran, seperti biaya pakan, biaya perawatan, biaya kesehatan, biaya sosial, hutang, biaya pribadi, dsb.
  3. Bila Anda memiliki hutang, Anda bisa mulai mencicil hutang dari pendapatan Anda. Usahakan 30% dari penghasilan Anda gunakan untuk mencicil hutang 
  4. Jangan lupa memisahkan hasil pendapatan untuk menabung atau berinvestasi untuk kemajuan bisnis

Cara Mengelola SDM Ternak Ayam

Cara Mengelola SDM Ternak Ayam

Selain manajemen keuangan, ada juga manajemen Sumber Daya Manusia (SDM) yang perlu Anda perhatikan.

Cara mengelola SDM bisnis ternak ini ialah:

  1. Terapkan aturan yang mampu memicu kesuksesan bisnis
  2. Pastikan SDM menyukai bidang yang sedang ia kerjakan 
  3. Berikan porsi atau tanggung jawab pekerjaan yang sesuai dengan passion SDM
  4. Tingkatkan jiwa kewirausahaan tiap SDM
  5. Biasakan SDM untuk disiplin dan istiqomah terhadap amanah yang diberikan 

Strategi Marketing dan Promosi Ternak Ayam

Strategi Marketing dan Promosi Ternak Ayam

Hal yang menunjang keberhasilan bisnis ternak Anda ialah pemasaran.

Strategi marketing dan promosi mampu mendongkrak hasil bisnis Anda.

Berikut strategi marketing dan promosi yang tepat:

  1. Lakukan riset pasar sebelum memulai bisnis ternak 
  2. Berikan harga jual yang mampu bersaing di pasaran 
  3. Tawarkan hasil ternak Anda langsung pada pedagang di pasar tradisional 
  4. Bekerjasama dengan penyedia jasa makanan, seperti warung atau rumah makan 
  5. Lakukan promosi dengan berbagai cara, misalnya dari mulut ke mulut, banner, ataupun melalui internet

Strategi Mengembangkan Bisnis Ternak Ayam

Strategi mengembangkan bisnis perlu Anda tentukan. Hal ini agar bisnis Anda tidak mengalami kemacetan bahkan gulung tikar.

Berikut strategi pengembangan bisnis yang bisa Anda lakukan. 

  1. Minimalisir terjadinya penyakit dan virus yang menyerang ayam
  2. Beri harga yang bersahabat pada pelanggan Anda 
  3. Lakukan promosi semaksimal mungkin 
  4. Pelajari kendala dan risiko dalam berbisnis ternak ini

Tips Sukses Bisnis Ternak Ayam

Tips Sukses Bisnis Ternak Ayam

Berikut tips sukses dalam bisnis ternak ayam:

  1. Pertahankan kualitas produk ternak Anda
  2. Lakukan pemeliharaan ternak secara intensif
  3. Pastikan setiap kebutuhan ayam terpenuhi 
  4. Beri pelayanan yang menyenangkan 
  5. Selalu menjaga kepercayaan setiap konsumen 
  6. Selalu yakin dan terus berusaha dalam mencapai kesuksesan bisnis ternak Anda 

Itulah 20 cara membangun ternak ayam yang menguntungkan.

Semoga Anda bisa memulai bisnis ternak ini dengan lancar.

Salam sukses!!

Show Comments

No Responses Yet

    Leave a Reply