105

Cara Ternak Domba untuk Pemula

Bisnis budidaya domba menjanjikan peluang keuntungan yang menjanjikan.

Permintaan daging domba yang semakin tinggi serta minimnya pengusaha ternak domba menjadikan harga jual daging domba relatif tinggi. 

Bagi Anda yang berminat untuk menggeluti usaha sebagai peternak domba bisa mulai membuat catatan apa saja yang harus disiapkan.

Ini dimaksudkan agar bisa mengantisipasi setiap permasalahan yang mungkin akan muncul.

Memiliki sebuah perencanaan yang matang tentu akan membuahkan hasil yang maksimal. 

Bisnis Plan Ternak Domba

Bisnis Plan Ternak Domba

Untuk itu, siapkan beberapa hal berikut ini sebelum terjun ke dunia usaha budidaya domba. 

  • Tentukan jumlah domba yang dipelihara, baik yang indukan maupun yang anakan. 
  • Tentukan lokasi tempat budidaya domba, di pekarangan rumah atau sewa lahan.
  • Cari peternak domba yang menjual indukan domba bibit unggul.
  • Tentukan berapa jumlah karyawan yang akan dipekerjakan.
  • Pilih karyawan yang berpengalaman dan tekun bekerja.
  • Siapkan modal usaha yang cukup.
  • Siapkan semua kelengkapan peralatan untuk budidaya domba.
  • Cari produsen bahan pakan domba yang murah.

Kelebihan dan Kekurangan Ternak Domba

Tidak selamanya usaha yang Anda miliki akan berjalan mulus, begitu pula halnya dengan bisnis yang satu ini.

Terdapat beberapa kelebihan dan kekurangan dalam dunia bisnis ternak domba yang harus Anda ketahui, diantaranya adalah sebagai berikut: 

Kelebihan Budidaya Domba:

  • Modal usaha relatif kecil
  • Bahan pakan ternak bisa diperoleh dari sekitar kandang.
  • Jumlah pesaing masih minim.
  • Permintaan pasar masih cukup tinggi.
  • Domba memiliki siklus reproduksi lebih singkat.
  • Domba mudah beradaptasi dengan lingkungan sekitar kandang.
  • Berpeluang mendapatkan laba yang tinggi saat musim haji tiba. 

Kekurangan Budidaya Domba:

  • Sistem manajemen masih menggunakan cara tradisional.
  • Belum bisa memanfaatkan limbah kotoran dengan maksimal.
  • Peternak kurang berminat untuk meningkatkan mutu pakan. Sebagian besar masih mengandalkan bahan pakan alami seperti rumput dan daun-daunan. 

Kendala dan Solusi Ternak Domba

Kendala dan Solusi Ternak Domba

Budidaya domba juga memiliki kendala seperti peternak atau pembudidaya di bidang lainnya, seperti ternak kambing, budidaya cacing sutra, atau budidaya ulat hongkong. 

Dalam menjalankan usaha budidaya domba ini tidak selamanya berjalan dengan lancar.

Terdapat beberapa kendala yang bisa mematahkan semangat Anda untuk menggeluti bisnis yang satu ini. 

Kendala tersebut diantaranya adalah sebagai berikut: 

  • Rentan terhadap pencurian domba.
  • Berpeluang hilang atau mati tertabrak saat digembalakan di lahan terbuka. 
  • Domba indukan tidak produktif.
  • Risiko terkena penyakit cacing dan penyakit lainnya.
  • Standar gizi belum maksimal.
  • Peluang ekspor relatif kecil.
  • Usaha penggemukan domba tidak berjalan lancar.
  • Pemanfaat limbah kotoran ternak tidak maksimal.
  • Lokasi kandang harus jauh dari pemukiman sehingga sulit untuk dipantau.

Solusi untuk mengatasi permasalahan yang terjadi dalam usaha budidaya domba diantaranya adalah sebagai berikut: 

  • Siapkan kandang yang keamanannya terjaga. 
  • Saat digembalakan harus ada yang mengawasi.
  • Beli domba indukan pada peternak domba yang terjamin mutunya.
  • Jaga kebersihan kandang dan sekitarnya. 
  • Berikan pakan hijau dan penguat secara rutin.
  • Bekerja sama dengan instansi dalam hal ekspor domba.
  • Penuhi standar domba yang masuk kategori layak untuk diekspor. 
  • Limbah kotoran dijadikan kompos dan dijual ke petani. 
  • Pekerjakan karyawan yang mau menjaga dan tinggal di sekitar lokasi kandang. 

Modal Usaha Ternak Domba

Modal Usaha Ternak Domba

Perhitungan modal usaha ternak domba yang tepat perlu untuk dilakukan.

Di bawah ini adalah perincian modal yang harus Anda siapkan dengan asumsi lahan yang digunakan adalah sewa dan memiliki 1 orang karyawan.

Investasi

  • Keterangan Harga
  • Pembuatan kandang domba Rp4.200.000,-
  • Pembelian bibit domba Rp5.000.000,-
  • Mesin giling pakan Rp2.200.000,-
  • Tempat pakan dan minum domba Rp180.000,-
  • Peralatan kebersihan kandang Rp250.000,-
  • (sekop, timba, selang air, dan lain-lain)
  • Total investasi Rp11.830.000,-

Biaya operasional

  • Biaya sewa lahan Rp2.100.000,-
  • Biaya penyusutan Rp154.000,- 
  • Gaji karyawan Rp1.500.000,-
  • Pembelian bahan pakan Rp859.000,-
  • Vitamin dan vaksin Rp1.750.000,-
  • Biaya Listrik dan Air Rp575.000,-
  • lain-lain Rp250.000,-
  • Total biaya operasional Rp7.188.000,-

Analisa Keuntungan Ternak Domba

Analisa Keuntungan Ternak Domba

Berdasarkan perhitungan modal dan biaya operasional tersebut di atas, Anda bisa melakukan analisa usaha ternak domba dengan asumsi pendapatan sebesar:

@Rp1.850.000,- x 7 ekor per bulan Rp12.950.000,-

Keuntungan per bulan

  • Total pendapatan (-) total biaya operasional = laba
  • Rp12.950.000,- (-) Rp7.188.000,- = Rp5.762.000,-

BEP / Break Even Point 

  • Total investasi / laba = BEP 
  • Rp11.830.000,- / Rp5.762.000,- = 2,053

Kesimpulan

Baca Juga :  Cara Budidaya Ikan Koi untuk Pemula

Analisa usaha ternak domba berdasarkan perincian tersebut di atas bisa ditarik kesimpulan sebagai berikut.

Dengan nilai investasi sebesar Rp11.830.000,- dan laba bersih yang diperoleh per bulan mencapai Rp5.762.000,-, maka uang investasi Anda bisa kembali dalam kurun waktu 2 bulan. 

Persiapan Kandang Ternak Domba

Cara Ternak Domba

Bentuk dan ukuran kandang domba harus disesuaikan dengan ukuran domba rata-rata, cuaca dan suhu udara di lokasi kandang.

Beberapa hal yang harus diperhatikan saat pembuatan kandang adalah sebagai berikut:

  • Buatlah kandang domba yang kokoh dan kuat.
  • Lokasi kandang harus terang dan tidak berbau.
  • Sesuaikan struktur kandang dengan kebutuhan domba.
  • Lantai kandang tidak perlu diplester untuk mempermudah pembuangan urine domba dan aroma urine tidak melekat di lantai.

Cara Memilih Indukan Domba Berkualitas

Salah satu syarat agar usaha budidaya yang Anda jalankan bisa berhasil adalah pemilihan indukan yang tepat.

Berikut ini cara dan ciri dari indukan domba yang berkualitas:

  • Membeli indukan domba bibit unggul kepada peternak domba yang terjamin kualitasnya.
  • Pilih domba yang lincah dan aktif dengan pandangan mata jernih.
  • Pilih domba yang tubuhnya normal dan tidak ada cacat.
  • Belilah domba untuk indukan yang umurnya sekitar 1,5 sampai 3 tahun. 
  • Pilihlah domba yang sehat yang tubuhnya besar dan pendek, memiliki leher pendek dan tebal, serta tumit kaki yang kuat.  

Cara Mengawinkan Indukan Domba

Cara tepat untuk mengembangbiakkan ternak domba adalah dengan mengawinkannya disaat yang tepat, yaitu ketika domba betina ada pada masa birahi.

Domba betina usia 10-12 bulan sudah mulai mengalami masa birahi ini. 

Cara mengawinkan indukan domba adalah sebagai berikut:

  • Masukkan satu ekor pejantan dengan 3 ekor domba betina siap kawin ke dalam kandang selama 40 hari saat domba betina birahi.
  • Beri asupan pakan dan air secara teratur.
  • Beri pejantan jamu dan vitamin 2 x seminggu.

Cara Memelihara Anakan Domba

  • Bersihkan hidung anakan domba yang baru lahir dari lendir.
  • Pegang kaki bagian belakang dan goyang pelan dan hati-hati agar lendir keluar dengan sendirinya.
  • Dekatkan anakan yang baru lahir agar bisa segera menyusu ke induknya.
  • Berikan alas pada kandang agar hangat.
  • Berikan lampu infra merah bila perlu. Pastikan lampu tersebut berada di area yang aman. 
  • Berikan kolostrum jika anakan tidak bisa menyusu pada induknya.
  • Saat usia anakan 3-4 bulan, kenalkan pada makanan padat.
  • Berikan vaksin agar tidak mudah terserang penyakit.

Cara Pemberian Pakan Domba

Pakan domba terdiri dari 3 macam, yaitu rumput-rumputan (rumput gajah, rumput alam, rumput benggala, dan lain-lain) dan daun-daun segar (daun lamtoro, gamal, turi, albasia, dan kaliandra).

Selain itu, Anda juga bisa memberi pakan penguat seperti jagung giling, bekatul, dedak, bungkil kelapa, garam dapur, dan mineral.

Adapun cara pemberian pakan dan minum adalah sebagai berikut:

  • Cincang atau potong daun-daun hijau dalam ukuran sedang.
  • Persentase pemberian pakan antara 10% sampai 15% dari berat badan domba.
  • Berikan pakan hijau dua kali sehari, yaitu pagi sekitar pukul 10.00 dan siang hari pukul 14.00. 
  • Berikan pakan penguat sehari sekali, yaitu sebelum memberikan pakan hijau di pagi hari. 
  • Siapkan air minum dan mineral di dalam kandang secukupnya.

Perawatan Kesehatan Ternak Domba

  • Kondisi kandang dan lingkungan harus bersih.
  • Tempat pakan dan air minum harus selalu bersih.
  • Berikan pakan yang berkualitas secara teratur.
  • Kebutuhan air minum terpenuhi.
  • Jadwalkan pemeriksaan domba ke dokter hewan secara berkala.
  • Berikan vitamin 
  • Berikan obat cacing saat akhir musim panas dan musim semi.
  • Cek temperatur domba. Suhu normal domba di kisaran 38,3 sampai 38,9 derajat celcius.
  • Cek kebersihan bulu dan perhatikan apakah ada kutu atau tidak. 
  • Cukur bulu domba dan beli obat kutu untuk membasmi kutu.

Perawatan Kebersihan Ternak Domba

Memiliki kandang yang bersih, domba yang sehat dan pakan yang tercukupi akan berpengaruh pada peningkatan mutu dan kualitas daging domba.

Beberapa hal yang harus dilakukan untuk perawatan kesehatan domba adalah sebagai berikut: 

  • Potong kuku domba secara teratur.
  • Cukur bulu domba menjadi pendek. 
  • Domba sebaiknya dimandikan 1 x seminggu agar bersih dan terhindar dari kutu dan penyakit lainnya.

Strategi Marketing dan Promosi Ternak Domba

Strategi Marketing dan Promosi Ternak Domba

Sebuah bisnis bisa berjalan dengan sukses jika disertai dengan promosi yang tepat.

Anda bisa memanfaatkan teknologi canggih untuk menjalankan strategi pemasaran, diantaranya adalah sebagai berikut: 

  • Jual ke pasar hewan tradisional.
  • Pasang spanduk di tempat strategis.
  • Cetak brosur dan bagikan di pinggir jalan atau titipkan pada loper koran.
  • Manfaatkan media sosial Instagram, Facebook, Line, Twitter, dan Youtube.
  • Update informasi secara berkala melalui media sosial.
  • Tawarkan domba dengan harga yang kompetitif.
  • Sediakan layanan siap antar di tempat.
  • Berikan layanan berupa gratis biaya kirim untuk wilayah tertentu dan jumlah tertentu.

Strategi Mengembangkan Usaha Ternak Domba

Strategi Mengembangkan Usaha Ternak Domba

Dalam budidaya domba tidak harus mengandalkan penjualan daging domba saja.

Anda bisa mencoba mengembangkan usaha yang Anda miliki ke sektor yang lain yang masih berhubungan dengan kebutuhan akan daging domba. 

Cara mengembangkan usaha ternak domba adalah sebagai berikut:

  • Olahan kotoran domba berupa kompos dijual ke petani dan peternak.
  • Menjual bibit indukan domba.
  • Menawarkan jasa penyembelihan domba untuk acara aqiqah,syukuran atau qurban. 
  • Menawarkan jasa masak untuk olahan daging domba.
  • Menawarkan paket aqiqah lengkap.
  • Mengikuti event wirausaha di bidang usaha peternakan.

Tips Sukses Budidaya Domba

  • Pelajari ilmu manajemen budidaya domba dengan baik.
  • Pemilihan indukan domba yang tepat.
  • Ketahui cara pembibitan domba yang paling jitu.
  • Cek kesehatan domba secara berkala.
  • Jaga kebersihan kandang.
  • Pilih karyawan yang berpengalaman dan kompeten di bidangnya.
  • Optimalisasi media sosial untuk promosi.

Untuk menjalankan usaha ternak domba memang membutuhkan keuletan dan kesabaran yang tinggi agar bisnis berjalan dengan sukses.

Dengan mempelajari sistem manajemen yang tepat dan mengetahui dasar-dasar budidaya domba secara menyeluruh bisa menjadi pedoman Anda untuk mewujudkan impian meraih hasil keuntungan yang gemilang.

Salam sukses. 

Show Comments

No Responses Yet

    Leave a Reply