Franchise Bubble Tea

Bisnis franchise bubble tea menjadi salah satu pilihan menarik untuk memulai usaha.

Minuman lezat dan menyegarkan ini, membuat siapa saja tergoda untuk kembali membelinya.

Selain itu, untuk memulai usaha tersebut tidaklah sulit. Pasalnya, sudah cukup banyak franchisor yang menawarkannya.

Cara Memilih Franchise Bubble Tea yang Menguntungkan

Cara Memilih Franchise Bubble Tea yang Menguntungkan

Jika Anda tertarik memulainya, pastikan Anda tidak asal memilih perusahaan franchise.

Agar tidak salah pilih, simak cara-cara memilih franchise yang menguntungkan:

  1. Pilihlah hanya perusahaan waralaba yang memiliki kredibilitas baik. Untuk menilainya, survei melalui website perusahaan terkait. Atau, nilailah dari seberapa populer perusahaan tersebut di mata masyarakat.
  2. Pastikan perusahaan franchise sudah memiliki izin usaha. Tujuannya agar Anda tidak tersandung kasus hukum di kemudian hari.
  3. Pilihlah perusahaan yang menawarkan beberapa pilihan paket franchise. Umumnya, setiap paket akan ditawarkan dengan harga yang berbeda-beda. Dengan begitu, Anda bisa menyesuaikan paket dengan modal yang disiapkan. 
  4. Analisa kontrak kerjasama dengan franchisor. Pastikan kontraknya tidak merugikan Anda. 

15 Rekomendasi Franchise Bubble Tea Terbaik

Seperti yang telah kami singgung di atas, pilihlah waralaba yang populer. Tujuannya agar Anda dapat dengan mudah melakukan pemasaran.

Berikut kami rekomendasikan 15 waralaba minuman bubble tea Terbaik.

  1. Calais Artisan Bubble Tea
  2. Lup Lup Bubble Milk Tea
  3. Cha Time
  4. Nyot Nyot Thai Tea
  5. Franchise Mr & Mrs Boba
  6. Cherry Bubble Drinks
  7. Bubble Tea Koi
  8. Rachacha Thai Tea Indonesia
  9. Mobo Thai Tea
  10. Dum Thai Tea
  11. Buble Milk Tea Pei Pa Koa (Nine)
  12. Wano Boba Tea
  13. Fat Boba Drink
  14. So What Bubble Cheesea Tea
  15. Manja Cheesea Tea

Bisnis Plan Franchise Bubble Tea

Bisnis Plan Franchise Bubble Tea

Ingin memulai bisnis waralaba bubble tea ?

Yuk, simak persiapan apa saja yang harus masuk ke dalam list business plan Anda:

  1. Carilah tempat usaha yang cocok dan ideal. Jika Anda tidak memiliki tempat usaha, bisa menyewanya. Tempat terbaik untuk bisnis ini yakni food court/pujasera, kantin-kantin, dan lainnya. 
  2. Carilah franchisor yang sudah memiliki izin usaha yang jelas dan dikenal luas. Pilihlah beberapa franchisor, lalu masukkan ke dalam list franchisor yang akan dipilih. Survei masing-masing franchisor yang sudah masuk ke dalam list. Pilihlah yang memiliki kredibilitas baik. 
  3. Siapkan modal untuk membeli waralaba. Umumnya, franchisor akan menawarkan beberapa pilihan paket. Masing-masing paket akan ditawarkan dengan harga dan fasilitas berbeda. Siapkanlah modal, lalu beli paket yang sesuai.
  4. Setelah Anda membeli paket waralaba, pastikan semua fasilitas telah diterima. Misalnya, peralatan produksi telah lengkap dikirim ke tempat Anda. Dengan begitu, Anda bisa langsung memulai usaha kapan saja. 

Modal Franchise Bubble Tea

Modal Franchise Bubble Tea

Paket waralaba yang ditawarkan masing-masing franchisor berbeda-beda.

Namun, bisnis ini bisa dijalankan dengan modal di bawah Rp10 jutaan saja.

Berikut kami estimasikan dua pilihan paket waralaba hasil survei pasaran dengan harga di bawah Rp10 jutaan:

Paket Booth

Paket Booth seharga Rp8.500.000, dengan fasilitas sebagai berikut:

  • Booth lengkap
  • Pelatihan sumber daya manusia
  • Seragam
  • Peralatan produksi
  • Bahan baku untuk membuat bubble tea
  • Media promosi online dan offline

Paket Tenda

Paket Tenda seharga Rp9.500.000, dengan fasilitas sebagai berikut:

  • Tenda dan booth lengkap
  • Pelatihan sumber daya manusia
  • Seragam
  • Peralatan produksi
  • Bahan baku untuk membuat bubble tea
  • Media promosi online dan offline

Analisa Keuntungan Bisnis Franchise Bubble Tea

Penasaran ingin tahu berapa keuntungan dari modal yang telah diinvestasikan ?

Berikut kami paparkan perhitungannya:

Laba

  • Penjualan 100/hari (Rp10.000/cup) : Rp30.000.000 (100 x 10.000 x 30 hari)
  • Bahan baku(Rp5.000/cup) : Rp15.000.000 (100 x 5.000 x 30 hari)
  • Laba (penjualan – bahan baku = laba) : Rp15.000.000/bulan

Biaya operasional bulanan

  • Gaji karyawan : Rp3.000.000 (2 0rang)
  • Sewa tempat : Rp1.000.000
  • Operasional : Rp1.000.000

Laba bersih

Rp15.000.000 – Rp5.000.000 = Rp10.000.000 (Laba – biaya operasional bulanan = laba bersih).

Kendala dan Solusi Bisnis Franchise Bubble Tea

Kendala dan Solusi Bisnis Franchise Bubble Tea

Franchise minuman ini, memiliki beberapa kendala layaknya bisnis lain.

Meski begitu, terdapat solusi yang juga bisa kita implementasikan sebagai jalan keluar.

Untuk lebih jelas seputar kendala dan solusi, simak selengkapnya di bawah ini:

Kendala

  1. Meski sudah populer, namun sayang waralaba bubble tea hanya tersedia di kota-kota besar saja. Untuk saat ini, jangkauannya belum meluas ke kota-kota kecil. 
  2. Memerlukan tempat yang strategis.
  3. Franchisor bubble tea tergolong cukup banyak, namun sayangnya hanya beberapa saja yang dikenal. Artinya, memilih franchisor yang belum populer tergolong cukup berisiko. Karena umumnya, masyarakat hanya memilih bubble tea yang sudah terbukti kelezatannya.

Solusi

  1. Jika Anda tinggal di daerah perkotaan, mencari franchisor bukan persoalan besar. Jika Anda di luar kota, tanyalah perusahaan terkait, apakah mereka menyediakan pengiriman booth, peralatan, dan bahan baku ke luar kota atau tidak. 
  2. Menyewa tempat di lokasi yang strategis akan menjadi solusi terbaik bagi Anda.
  3. Survei franchisor bubble tea sebelum memilih. Pastikan yang Anda pilih adalah brand yang sudah dikenal banyak orang.

Target Pasar Bisnis Franchise Bubble Tea

Target Pasar Bisnis Franchise Bubble Tea

Bubble tea adalah minuman yang disukai banyak orang. Sehingga, target pasarnya tergolong cukup luas yang mencakup:

  • Anak-anak
  • Pelajar
  • Mahasiswa
  • Pengunjung mall
  • Pengunjung mini market

Strategi Marketing dan Promosi Franchise Bubble Tea

Strategi Marketing dan Promosi Franchise Bubble Tea

Sama seperti bisnis franchise pentol, waralaba bubble tea pun memerlukan strategi marketing dan promosi yang baik.

Adapun strategi marketing yang bisa Anda contek untuk diimplementasikan yaitu:

  1. Mempromosikan bisnis secara online maupun offline. Pastikan media yang digunakan untuk promosi memiliki jangkauan audience yang luas. 
  2. Memberi penawaran menarik seperti potongan harga pada hari-hari tertentu atau harga promo. 
  3. Pastikan Anda memberi pelayanan yang responsif dan optimal kepada semua pelanggan. 

Strategi Pengembangan Bisnis Waralaba Bubble Tea

Cara mengembangkan waralaba bubble tea tidak sama dengan franchise barbershop.

Untuk Bubble tea, strategi pengembangannya adalah sebagai berikut:

  1. Pengorganisasian bisnis yang baik dan terarah sesuai dengan goal
  2. Berpikir kreatif dalam menjalankan usaha.
  3. Buatlah catatan keuangan, mulai dari pengeluaran hingga pemasukan. Tujuannya agar perkembangan bisnis Anda terus terpantau. 
  4. Analisa kompetitor bisnis Anda. Tujuannya agar Anda bisa berinovasi dengan menawarkan sesuatu yang beda. 
  5. Lakukan pemasaran dan promosi secara konsisten. 
  6. Jika sudah memungkinkan, bukalah cabang untuk mengembangkan usaha dan meningkatkan keuntungan. 

Tips Sukses Usaha Franchise Bubble Tea

Agar bisnis waralaba bubble tea dapat meraih kesuksesan, simak tipsnya berikut ini:

  1. Selalu memperlakukan para konsumen layaknya raja. Layani sepenuh hati agar mereka menjadi pelanggan setia.
  2. Memilih lokasi yang strategis untuk bisnis. Karena, bubble tea termasuk salah satu kategori street food. Artinya, bisnis ini memerlukan lokasi yang ramai dikunjungi atau dilalui banyak orang.
  3. Jangan sepenuhnya memercayakan bisnis kepada para karyawan. Di awal Anda membuka usaha, terjunlah langsung agar tahu kondisi pasar.
  4. Pastikan mengikuti pelatihan dari franchisor hingga selesai.

Nah, itulah ulasan seputar bisnis franchise bubble tea.

Tertarik untuk untuk menjalankannya ?

Yuk, mulai mempersiapkan segala sesuatunya. Melalui penjelasan di atas, sedikit banyaknya kini Anda sudah tahu harus memulai dari mana.

Selamat mencoba!

loading...

Show Comments

No Responses Yet

    Leave a Reply