660

Usaha Toko Bangunan

Ingin mendapatkan omzet hingga ratusan juta setiap bulan ?

Pilih usaha toko bangunan! Bisnis toko bangunan tercatat sebagai usaha yang menjanjikan dan tidak mudah basi alias selalu dibutuhkan oleh masyarakat. 

Kendati menawarkan banyak keunggulan, faktanya dalam menjalankan bisnis toko bangunan tidaklah mudah.

Oleh karena itu, dibutuhkan perencanaan yang matang agar usaha berjalan lancar dan mampu mengatasi kendala umum yang biasa dialami pengusaha toko bangunan. 

Bisnis Plan Usaha Toko Bangunan

Bisnis Plan Usaha Toko Bangunan

Adapun rencana bisnis toko bangunan yang dapat Anda buat:

  • Melakukan riset pasar untuk mengenai kebutuhan masyarakat akan toko bangunan.
  • Merancang ide usaha, menyiapkan modal, dan strategi keuangan. 
  • Membidik pangsa pasar yang tepat untuk bisnis toko bangunan.
  • Mencari lokasi strategis agar bisnis berkembang pesat.
  • Menerapkan strategi marketing yang tepat. 

Kelebihan dan Kekurangan Usaha Toko Bangunan

Kelebihan Bisnis Toko bangunan :

  • Tingginya kebutuhan bahan bangunan.
  • Keuntungan yang besar.
  • Peluang dan pangsa pasar luas.
  • Risiko kerugian kecil dan termasuk usaha tidak mudah basi.
  • Tidak membutuhkan keahlian khusus.
  • Mudah dijalankan oleh pengusaha baru sekalipun.

Kekurangan Bisnis Toko bangunan :

  • Persaingan tinggi.
  • Lokasi bisnis yang tidak strategis.

Kendala dan Solusi Usaha Toko Bangunan

Kendala dan Solusi Usaha Toko Bangunan

Kendala umum yang akan dihadapi oleh pebisnis toko bangunan:

  • Modal bisnis yang besar.
  • Salah menentukan lokasi bisnis.
  • Rendahnya pemasukan di bulan tertentu.

Solusi terbaik untuk mengatasi kendala umum dalam menjalankan usaha toko bangunan

  • Mengajukan aplikasi pinjaman pada bank atau meminjam pada keluarga dan kerabat terdekat. Bisa juga dengan mencari penanam modal dengan bagi hasil sesuai dana yang diberikan.
  • Mencari lokasi bisnis yang strategis, yakni mudah dijangkau dan berada di tengah keramaian.
  • Beri diskon khusus untuk mengatasi rendahnya pemasukan di waktu tertentu.

Cara Mengelola Keuangan Bisnis Toko Bangunan

Cara Mengelola Keuangan Bisnis Toko Bangunan

Anda tentu ingin bisnis toko bangunan berjalan lancar, bukan?

Jika iya, maka Anda harus mengelola keuangan dengan baik.

Dengan pengelolaan keuangan yang benar, bisnis akan terhindar dari berbagai masalah yang mungkin timbul di kemudian hari, salah satunya kebangkrutan.

Untuk mencegah kemungkinan tersebut, terapkan strategi pengelolaan keuangan berikut ini.

  • Simpan nota untuk pembukuan dan catat seluruh pemasukan dan pengeluaran secara rinci setiap hari.
  • Simpan keuntungan untuk pengembangan bisnis dan melengkapi barang dagang. 
  • Hindari menggunakan uang bisnis untuk keperluan pribadi. 

Modal yang Diperlukan Bisnis Toko Bangunan

Modal yang Diperlukan Bisnis Toko Bangunan

Rincian Modal Bisnis Toko bangunan

Baca Juga :  Usaha Bubur Ayam
NoKeteranganTotal
1.Komputer Rp3.000.000,00
2.Meja dan kursiRp1.500.000,00
3Mobil bak terbukaRp160.000.000,00
4.Timbangan bebekRp800.000,00
TOTALRp165.300.000,00

Rincian Biaya Operasional Bisnis Toko bangunan

NoKeteranganTotal
1.Gaji Karyawan (dua orang)Rp5.000.000,00
2.Sewa tempatRp2.000.000,00
3.Listrik dan airRp300.000,00
4.Bahan materialRp300.000.000,00
5.Biaya lainRp5.000.000,00
TOTALRp312.300.000,00

Dari penjabaran di atas, dapat disimpulkan bahwa untuk merintis bisnis toko bangunan diperlukan modal usaha yang besar, yakni sekitar Rp165.300.000,00 + Rp312.300.000,00 = Rp477.600.000,00.

Jika Anda ingin menekan pengeluaran, maka Anda bisa membeli mobil bekas yang masih layak digunakan.

Dengan membeli mobil bekas, Anda bisa menghemat pengeluaran sekitar 20 hingga 50 persen dari modal awal yang diperkirakan. 

Analisa Keuntungan Bisnis Toko Bangunan

Rincian Asumsi Pendapatan

NoKeteranganTotal
1.Batu bata (1000xRp1.000,00×30)Rp30.000.000,00
2.Batako (500xRp2.000,00×30)Rp30.000.000,00
3.Pasir (10xRp200.000,00×30)Rp60.000.000,00
4.Batu (10xRp150.000,00×30)Rp45.000.000,00
5.Besi beton (10xRp30.000,00×30)Rp9.000.000,00
6.Triplek (10xRp45.000,000×30)Rp13.500.000,00
7Cat 5 kg (10xRp150.000,00×30)Rp45.000.000,00
8.Semen 50 kg (5xRp75.000,00×30)Rp11.250.000,00
9.Semen 40 kg (5xRp65.000,00×30)Rp9.750.000,00
10.Kayu 2×3 (100xRp8.000,00×30)Rp24.000.000,00
11.Paku 3 cm (10xRp20.000,00×30)Rp6.000.000,00
12.Pipa 6” (3xRp680.000,00×30)Rp61.200.000,00
13.Keramik 30×30 (30xRp85.000,00×30)Rp76.500.000,00
14.Keramik 40×40 (20xRp98.000,00×30)Rp58.800.000,00
15.Keramik 60×60 (10xRp160.000,00×30)Rp48.000.000,00
TOTALRp528.000.000,00

Rincian Keuntungan dan Balik Modal

Dari rincian di atas dapat diambil kesimpulan bahwa peluang keuntungan yang dihasilkan dari bisnis toko bangunan selama satu bulan adalah:

Keuntungan Selama Satu Bulan = Pendapatan – Pengeluaran =  Rp528.000.000,00 – Rp477.600.000,00 = Rp50.400.000,00.

Dengan keuntungan sebesar Rp50.400.000,00 per bulan, maka waktu yang diperlukan untuk balik modal usaha adalah:

Balik modal = Modal Awal : Laba Bersih per Bulan = Rp477.600.000,00 : Rp50.400.000,00 = 9.4

Jadi, waktu yang dibutuhkan untuk mengembalikan modal bisnis toko bangunan adalah 9.4 atau 10 bulan.

Namun, jika bisnis tidak berjalan sesuai perkiraan, maka modal dapat dikembalikan dalam kurun waktu antara dua belas hingga dua puluh empat bulan. 

Target Pasar Usaha Toko Bangunan

Target Pasar Usaha Toko Bangunan

Bisnis toko bangunan memiliki pangsa pasar yang luas dan menjangkau semua lapisan masyarakat, mulai dari lapisan menengah bawah hingga atas.

Adapun pangsa pasar bisnis toko bangunan, antara lain:

  • Developer
  • Pemilik usaha
  • Pemilik bangunan 
  • Masyarakat umum

Cara Mengelola SDM Bisnis Toko Bangunan

Cara Mengelola SDM Bisnis Toko Bangunan

Tak dapat dimungkiri bahwa untuk menjalankan toko bangunan diperlukan strategi yang tepat.

Bukan hanya mencegah kerugian, melainkan juga untuk memudahkan Anda mencapai target dan mengoptimalkan kinerja karyawan.

Adapun cara pengelolaan SDM bisnis toko bangunan yang dapat Anda terapkan, antara lain sebagai berikut. 

  1. Menciptakan suasana kerja yang menyenangkan dan kekeluargaan.
  2. Memastikan keamanan lingkungan kerja.
  3. Menumbuhkan rasa tanggung jawab dan solidaritas tinggi.
  4. Memberikan kepercayaan pada seluruh karyawan.
  5. Bangun tim untuk menciptakan kerja sama yang baik.
  6. Memberikan bonus penjualan apabila omzet melebihi target.

Strategi Meningkatkan Profit Bisnis Toko Bangunan

Strategi Meningkatkan Profit Bisnis Toko Bangunan

Untuk memajukan bisnis toko bangunan, diperlukan strategi tepat dalam meningkatkan profit jangka pendek maupun jangka panjang.

Adapun beberapa cara yang bisa dicoba untuk meningkatkan keuntungan bisnis toko bangunan, antara lain:

  1. Beri harga yang lebih murah dari pesaing. Selisih Rp1.000,00 atau Rp2.000,00 dapat meningkatkan omzet penjualan.
  2. Menjaga kepercayaan pelanggan.
  3. Melayani pelanggan dengan senyum dan keramahan.

Strategi Marketing Bisnis Toko Bangunan

Satu lagi yang tak kalah penting dalam merintis bisnis toko bangunan adalah menentukan strategi pemasaran.

Tanpa marketing, toko bangunan Anda tetap berjalan dan menghasilkan penjualan. Namun, sangat sulit untuk mencapai target, seperti laba bersih dua puluh juta sebulan. 

Oleh karena itu, pastikan untuk menerapkan strategi pemasaran bisnis toko bangunan berikut ini.

  1. Manfaatkan media sosial untuk menjaring lebih banyak konsumen dari dalam maupun luar daerah. 
  2. Memasang banner atau spanduk usaha yang dilengkapi gambar dan tulisan menarik.
  3. Berikan harga khusus, berupa potongan diskon untuk pembelian dalam partai besar.
  4. Lakukan promosi di waktu tertentu, seperti jelang akhir tahun, mendekati lebaran, Hari Kemerdekaan, hari pelanggan nasional, dan hari jadi toko.

Bagi Anda yang ingin memulai usaha modal kecil atau menengah, Anda bisa memilih usaha waralaba dan usaha fotocopy. Namun, bagi Anda yang memiliki modal besar, bisnis toko bangunan dapat dijadikan pilihan.

Asalkan mengikuti sepuluh poin di atas, usaha toko bangunan Anda akan berkembang pesat sehingga dapat menghasilkan keuntungan maksimal.

Selamat mencoba!

Show Comments

Leave a Reply