76

Usaha Waralaba

Saat ini ragam usaha sangat banyak, mulai dari usaha percetakan, usaha konveksi, hingga usaha waralaba.

Apapun bentuk usahanya, perlu adanya penerapan prinsip-prinsip bisnis guna mengurangi risiko kegagalan yang dapat terjadi sewaktu-waktu. Salah satunya dengan membuat perencanaan usaha sejak dini. 

Meskipun usaha waralaba tergolong bisnis menengah, tetapi perencanaan tetap perlu dibuat untuk menjaga usaha tetap berjalan sesuai koridor yang sudah Anda tetapkan. 

Bisnis Plan Waralaba

Bisnis Plan Waralaba

Adapun perencanaan yang harus dilakukan dari usaha yang menjanjikan seperti waralaba ini adalah: 

  1. Lakukan riset pasar untuk mengetahui waralaba apa yang kiranya cocok di lingkungan Anda. 
  2. Buatlah perencanaan yang matang untuk persiapan membuka bisnis waralaba, mulai dari persiapan niat dan tekad hingga persiapan modal. 
  3. Tentukan target pasar yang akan Anda jangkau.
  4. Pilih lokasi yang menurut Anda strategis, bila perlu lakukan survei terlebih dahulu.
  5. Pilih supplier yang tepat. Memilih supplier bisa dikatakan susah-susah gampang. Anda perlu mengumpulkan informasi dari berbagai supplier terlebih dahulu untuk dijadikan perbandingan.
  6. Yang terakhir, tentukan strategi penjualan dan promosi.

Kelebihan dan Kekurangan Bisnis Waralaba

Kelebihan dalam menjalankan bisnis waralaba: 

  1. Tidak perlu memulainya dari awal, lantaran sudah ada manajemen bisnis yang sudah terbentuk. 
  2. Adanya reputasi yang sudah terbangun dengan baik dan dikenal oleh masyarakat. 
  3. Adanya dukungan pemasaran sehingga memudahkan dalam promosi. 
  4. Pengelolaan keuangan yang relatif lebih stabil serta adanya dukungan dari pusat. 
  5. Risiko kerugian dapat dikurangi lantaran adanya mentor yang dapat membantu menyelesaikan masalah. 

Kekurangan dalam menjalankan bisnis waralaba: 

  1. Kesuksesan bisnis tergantung pada keberhasilan waralaba yang dipilih. 
  2. Diperlukan dana khusus yang wajib disiapkan untuk pemasaran dan promosi. 
  3. Diharuskan untuk berbagi keuntungan atau royalti. 
  4. Terikat dengan supplier sehingga tidak dapat mencari alternatif lain yang mampu memberikan harga murah dan terjangkau. 
  5. Pemilik bisnis tidak memiliki kendali penuh terhadap usaha yang dijalankan, lantaran adanya pengaturan dari pemilik waralaba pusat. 

Kendala dan Solusi Usaha Waralaba

Kendala dan Solusi Usaha Waralaba

Kendala yang harus Anda hadapi ketika menjalankan bisnis waralaba: 

  1. Diperlukan modal yang relatif tinggi di awal. 
  2. Harga bahan baku yang dapat naik kapan saja. 
  3. Harus siap dengan segala risiko termasuk kerugian dari waralaba tersebut. 

Solusi untuk mengatasi permasalahan dalam bisnis waralaba: 

  1. Pandai memilih peluang pasar dan jenis waralaba yang akan dijadikan sebagai usaha. 
  2. Gunakan modal bersama keluarga terdekat atau teman untuk menjalankan bisnis waralaba, agar beban modal tidak terasa besar. 
  3. Siapkan cadangan supplier yang mampu memberikan harga relatif lebih murah dan stabil. 
  4. Siapkan rencana cadangan serta investasikan penghasilan untuk mengantisipasi bisnis waralaba memburuk sewaktu-waktu. 

Cara Mengelola Keuangan Bisnis Waralaba

Cara Mengelola Keuangan Bisnis Waralaba

Meskipun dalam menjalankan bisnis waralaba sudah memiliki mentor dalam mengelola keuangan, akan tetapi Anda pun perlu memahami strateginya, yaitu: 

  1. Catat secara rinci semua alur kas, baik pendapatan maupun pengeluaran, jangan sampai ada yang terlewat. Gunanya untuk memantau alur kas perusahaan. 
  2. Pisahkan dana pribadi dana dana bisnis, jangan sampai bercampur satu sama lain. Jika memang memiliki hutang pribadi pada dana bisnis, segera lunasi dan jangan biarkan menunggak terlalu lama agar tidak membebani kas perusahaan. 
  3. Tetap berhemat dengan memilih pembelanjaan yang minimal. Pikirkan seolah Anda tengah mengeluarkan uang pribadi bukan uang perusahaan. 
  4. Berhati-hati bila ingin mengembangkan bisnis. 
  5. Pertimbangkan menyewa barang daripada membeli baru. Perhitungkan pula biaya perawatan yang harus ditanggung kedepannya. 

Modal yang Diperlukan untuk Bisnis Waralaba

Modal yang Diperlukan untuk Bisnis Waralaba

Bisnis waralaba kian menjamur di Indonesia. Mulai dari yang bermodalkan kecil hingga besar pun ada.

Mulai dari minuman hingga minimarket. Bagi Anda yang ingin terjun ke bisnis waralaba, perlu memperhatikan bisnis apa yang ingin diambil. Tentunya harus sesuai keuntungan. 

Berikut rincian modal tiap-tiap bisnis waralaba: 

  • Waralaba minuman
Baca Juga :  Peluang Usaha yang Menjanjikan

Untuk jenis waralaba minuman, Anda dapat memulai dengan modal 10 juta rupiah.

Nantinya, Anda akan mendapatkan gerobak atau booth penjualan, perlengkapan bisnis, bahan baku, bantuan promosi di awal, seragam karyawan, serta adanya pelatihan untuk mendukung pengelolaan bisnis dan keuangan. 

  • Waralaba makanan

Waralaba makanan sendiri membutuhkan modal usaha minimal 45 juta.

Nantinya anda akan mendapatkan booth penjualan, perlengkapan usaha, bahan dasar, dukungan pemasaran dan promosi, serta pelatihan karyawan maupun cara pengelolaan bisnis yang tepat.

Mentoring pun dapat Anda lakukan ketika menghadapi masalah dalam menjalankan bisnis tersebut. 

  • Waralaba minimarket

Waralaba minimarket memerlukan modal yang lebih besar lagi, berkisar antara 500 juta hingga 1 miliar.

Bila Anda menginvestasikan sekitar 500 juta, maka akan mendapatkan dukungan pemasaran dan promosi di awal buka, peralatan baik elektronik maupun non-elektronik.

Selain itu adanya franchise fee untuk renovasi bangunan dan biaya listrik di awal, serta pelatihan dalam pengelolaan bisnis.

Supplier pun sudah ditentukan oleh pemilik waralaba. 

Analisa Keuntungan Usaha Waralaba

Contoh analisis keuntungan dalam bisnis waralaba untuk minuman adalah: 

  • Modal awal dibutuhkan : 10.000.000
  • Biaya operasional yang dibutuhkan dalam 1 bulan : 5.800.000
  • Penjualan dalam 1 bulan : @15.000 x 40 x 30 = 18.000.000
  • Keuntungan = penjualan – (modal + biaya operasional)

        = 18.000.000 – (10.000.000 + 5.800.000)

        = 18.000.000 – 15.800.000 = 2.200.000

  • Balik modal = (modal + biaya operasional) / keuntungan 

         = 15.800.000 / 2.200.000 = 7 bulan lebih 18 hari. 

Jadi, dengan keuntungan sekitar 2 juta per hari, maka dalam waktu 7 bulan lebih dari 18 hari, modal Anda akan kembali.   

Target Pasar Bisnis Waralaba

Target Pasar Bisnis Waralaba

Untuk bisnis ini target pasarnya sangat luas, jadi Anda tidak perlu khawatir. Berikut target pasar dari bisnis waralaba:

  • Masyarakat umum
  • Pelajar
  • Mahasiswa
  • Karyawan 

Cara Mengelola SDM Bisnis Waralaba

Cara mengelola SDM yang baik agar bisnis waralaba berjalan lancar: 

  1. Berikan kenyamanan kepada karyawan agar mereka mampu bertahan lama. 
  2. Berikan bonus ketika penjualan mampu mencapai target bulanan. 
  3. Bangun komunikasi intensif namun tidak terkesan menekan karyawan. 

Strategi Meningkatkan Profit Usaha Waralaba

Strategi Meningkatkan Profit Usaha Waralaba

Strategi untuk meningkatkan profit: 

  1. Cari supplier yang mampu memberikan harga murah. 
  2. Pertahankan loyalitas konsumen yang sudah ada. 
  3. Pertahankan cita rasa dan kualitas produk. 
  4. Buat inovasi baru
Baca Juga :  Usaha Cuci Mobil

Strategi Marketing atau pemasaran Bisnis Waralaba

Strategi pemasaran dalam bisnis waralaba: 

  1. Posisikan diri Anda sebagai konsumen ketika ada masalah. 
  2. Gunakan media sosial dan banner untuk mempromosikan produk. 
  3. Bentuk brand yang mudah diingat oleh masyarakat. 
  4. Kenali perilaku konsumen dan pasar. 

Itulah 10 poin yang dapat Anda gunakan untuk memulai usaha waralaba. Asalkan ada niat yang kuat, usaha apapun bisa menjadi kesuksesan untuk Anda. Semoga berhasil dan selamat mencoba. 

Show Comments

No Responses Yet

    Leave a Reply