1326

Usaha Pecel Lele

Anda mantan karyawan atau fresh graduate yang sedang cari pekerjaan, tidak perlu khawatir.

Ada berbagai peluang usaha menjanjikan yang bisa Anda coba. Salah satunya adalah membuka usaha pecel lele.

Merupakan usaha di bidang kuliner yang bisa dijalankan oleh siapa saja yang bertekad kuat dan mau bekerja keras. 

Bisnis Plan Usaha Pecel Lele

Bisnis Plan Usaha Pecel Lele

Namun sebelum memulai bisnis ini, terlebih dahulu buatlah perencanaan mengenai apa saja yang harus disiapkan agar usaha modal kecil yang Anda jalankan ini bisa mendulang sukses.

Adapun perencanaan tersebut diantaranya adalah sebagai berikut: 

  1. Lakukan perhitungan kasar berapa modal yang dibutuhkan.
  2. Buat catatan apa saja yang harus disiapkan. Mulai dari gerobak, peralatan memasak sampai dengan tisu untuk pengunjung.
  3. Lakukan survei kecil-kecilan untuk mencari lokasi yang tepat sebagai tempat berjualan pecel lele. Anda bisa melakukan riset di pinggir jalan raya, depan ruko atau lokasi manapun yang tidak terlalu ramai dilewati banyak orang.
  4. Siapkan dana untuk biaya operasionalnya, misalnya biaya lampu/penerangan, biaya retribusi dan lain-lain.

Kelebihan dan Kekurangan Usaha Pecel Lele

Sama halnya seperti usaha sosis bakar, usaha bubur ayam atau usaha kecil lainnya, pecel lele juga memiliki kelebihan dan kekurangan.

Kelebihan yang dimiliki usaha pecel lele adalah: 

  1. Menu yang ditawarkan disukai banyak orang. 
  2. Harga satu porsi pecel lele tidak terlalu mahal, lumayan terjangkau bagi berbagai kalangan masyarakat.
  3. Tidak bergantung pada musim, menu pecel lele cocok disantap baik saat musim kemarau maupun musim penghujan.
  4. Bahan baku ikan lele selalu tersedia di pasar tradisional maupun pasar modern.

Adapun kekurangannya adalah sebagai berikut: 

  1. Bahan baku utama (lele) harus selalu fresh.
  2. Sayur seperti timun dan kemangi juga harus tersedia dalam kondisi segar.
  3. Bisnis kuliner adalah masalah rasa pada menu yang disajikan. Jika ada perubahan rasa pada bumbu pecel atau sambal, bisa jadi pelanggan akan komplain atau tidak mau membeli pecel lele Anda kembali.
  4. Jika lokasi berjualan masih menyewa, ada kemungkinan pemilik tidak mau memperpanjang masa kontrak. 

Kendala dan Solusi Usaha Pecel Lele

Kendala dan Solusi Usaha Pecel Lele

Kendala yang mungkin terjadi ketika menjalankan bisnis pecel lele:

  1. Modal awal yang harus disiapkan lumayan besar. Misalnya saja untuk pembelian gerobak, terpal, meja, kursi dan lain-lain.
  2. Ada kemungkinan harga bahan baku naik, tergantung situasi pasar. 
  3. Risiko menderita kerugian juga lumayan besar jika minim pembeli. 

Solusi untuk mengatasi kendala yang mungkin terjadi saat berjualan pecel lele adalah : 

  1. Cari saudara atau teman yang bisa dipercaya dan mau memberikan tambahan modal dengan sistem bagi hasil. 
  2. Hunting ke beberapa pasar untuk mencari harga bahan baku yang paling murah. 
  3. Berikan pelayanan terbaik untuk para pelanggan mulai dari keramahan dalam melayani sampai menyediakan tempat makan yang nyaman dan bersih.

Cara Mengelola Keuangan Usaha Pecel Lele

Cara Mengelola Keuangan Usaha Pecel Lele

Agar keuangan bisnis yang Anda jalankan tetap stabil, perlu adanya pengelolaan keuangan dengan baik, diantaranya adalah sebagai berikut: 

  1. Pisahkan antara uang pribadi dengan pendapatan yang diperoleh setiap harinya. 
  2. Buat catatan yang rapi mengenai setiap pengeluaran dan penghasilan yang diperoleh agar bisa diketahui apakah usaha yang Anda jalankan mendapatkan keuntungan atau justru mengalami rugi. 
  3. Siapkan uang kembalian dalam jumlah yang cukup dengan jumlah yang sama sebagai modal awal berjualan setiap harinya. 
  4. Sebelum menghitung pendapatan, kembalikan modal awal tadi dalam jumlah yang sama. 

Modal yang Diperlukan Usaha Pecel Lele

Modal yang Diperlukan Usaha Pecel Lele

Adapun modal yang dibutuhkan untuk membuka usaha pecel lele adalah sebagai berikut: 

Modal Awal

Baca Juga :  Usaha Tanaman Hias

Keterangan Harga / satuan Total

  • Gerobak @ Rp2.500.000,- Rp2.500.000,-
  • 2 Spanduk @ Rp150.000,- Rp300.000,-
  • Terpal tenda @ Rp300.000,- Rp300.000,-
  • Etalase kecil @ Rp400.000,- Rp400.000,-
  • 2 Meja makan lipat @ Rp1.200.000,- Rp2.400.000,-
  • 10 kursi plastik @ Rp100.000,- Rp1.000.000,-
  • Kompor gas @ Rp400.000,- Rp400.000,-
  • 2 tabung Gas Elpiji @ Rp250.000,- Rp500.000,-
  • Rice cooker ukuran besar @ Rp300.000,- Rp300.000,-
  • 2 lusin peralatan makan @ Rp600.000,- Rp1.200.000,-
  • 1 set peralatan masak @ Rp400.000,- Rp400.000,-
  • Peralatan tambahan @ Rp300.000,- Rp300.000,-

(kecap manis, tisu, tusuk gigi, dan lain-lain)

Total modal yang harus disiapkan sebesar Rp10.000.000,-

Biaya Operasional

Keterangan Total

  • Sewa tempat Rp1.500.000,-
  • Pungutan / retribusi Rp50.000,-
  • Listrik untuk penerangan Rp150.000,-
  • Transportasi Rp.200.000,-
  • Gaji karyawan Rp500.000,-

Total biaya operasional adalah sebesar Rp2.400.000,-

Semua perhitungan tersebut di atas adalah perhitungan kasar. Biaya operasional akan berkurang jika ada yang tidak diperlukan.

Misalnya:

  • Anda tidak perlu menyewa tempat karena berjualan di rumah sendiri.
  • Jarak antara rumah dengan tempat usaha tidak jauh atau bisa ditempuh dengan berjalan kaki.
  • Masih dikelola sendiri sehingga belum membutuhkan karyawan. 

Analisa Keuntungan Pecel Lele

Untuk contoh analisa hasil keuntungan dari usaha pecel lele adalah sebagai berikut: 

Keterangan Total 

  • Modal awal Rp10.000.000,-
  • Biaya operasional dalam satu bulan Rp2.400.000,-
  • Penjualan pecel lele dalam satu bulan :

@ Rp17.000,- x 45 porsi x 30 hari Rp22.950.000,-

Keuntungan yang diperoleh adalah: 

Hasil penjualan – (modal + biaya operasional) = Keuntungan

Rp22.950.000,- – (Rp10.000.000,- + Rp2.400.000,-) = Rp10.550.000,-

Balik modal: 

(Modal + biaya operasional) / keuntungan = balik modal

(Rp10.000.000,- + Rp2.400.000,-) / Rp10.550.000,- = 1,175

Jadi, dalam kurun waktu 1 bulan lebih jika penjualan berjalan lancar, maka Anda sudah bisa mengembalikan modal yang sudah Anda keluarkan. 

Target Pasar Usaha Pecel Lele

Target Pasar Usaha Pecel Lele

Usaha pecel lele ini memiliki target pasar tersendiri, yaitu: 

  • Masyarakat umum
  • Karyawan
  • Pelajar
  • Mahasiswa

Cara Mengelola SDM Bisnis Pecel Lele

Cara Mengelola SDM Bisnis Pecel Lele

Jika Anda memiliki pegawai, cara mengelola SDM agar usaha berjalan lancar adalah sebagai berikut: 

  • Tidak bersikap arogan, ramah tapi tegas agar pegawai merasa nyaman dan betah bekerja dengan Anda.
  • Jalin komunikasi dengan baik.
  • Beri mereka libur pada periode tertentu, jangan dipaksa harus masuk setiap hari.
  • Jika mendapatkan laba yang berlebih, jangan ragu untuk memberikan mereka bonus. 

Strategi Meningkatkan Profit Bisnis Pecel Lele

Strategi Meningkatkan Profit Bisnis Pecel Lele

Strategi yang bisa digunakan untuk meningkatkan profit penjualan pecel lele adalah: 

  1. Sajikan makanan dengan baik
  2. Lakukan inovasi dan tawarkan variasi makanan yang lezat dan menarik agar pengunjung tidak bosan dengan menu yang monoton.
  3. Pertahankan kualitas menu, baik cita rasa maupun takaran dalam satu porsinya. 

Strategi Marketing atau Pemasaran Pecel Lele

Walaupun terkesan sederhana, Anda tetap membutuhkan strategi marketing yang baik dan jitu agar bisnis yang Anda jalankan bisa mendapatkan keuntungan yang besar.

Strategi tersebut diantaranya adalah: 

  1. Informasikan dari mulut ke mulut mengenai bisnis yang Anda miliki. 
  2. Buat foto yang menarik dan menggugah selera. 
  3. Manfaatkan akun media sosial seperti untuk promosi dengan menggunakan foto tersebut.
  4. Unggah foto dan promosikan melalui media komunikasi yang Anda miliki.

Itulah 10 poin penting untuk mendulang sukses dalam usaha pecel lele yang Anda jalankan.

Tetap semangat dan terus berusaha menjadi kunci sukses keberhasilan Anda.

Selamat mencoba. 

Show Comments

No Responses Yet

    Leave a Reply